Semoga tidak berdampak langsung ke Tanah Suci. Semoga semuanya dilindungi Allah SWT, tambahnya.
Penutupan wilayah udara oleh negara-negara Teluk seperti Qatar dan Uni Emirat Arab (UEA) dilakukan sebagai langkah antisipatif demi keamanan penerbangan. Kebijakan ini berdampak pada operasionalisasi maskapai penerbangan yang berbasis di kawasan tersebut.
Doha dan Dubai yang selama ini menjadi hub penting penerbangan dari Jeddah dan Madinah menuju Jakarta kini dalam status evaluasi keamanan yang ketat.
Hingga kini, otoritas penerbangan di kawasan masih mempertahankan situasi sebelum memutuskan untuk membuka kembali wilayah udara secara penuh. Para jemaah diimbau untuk terus menjalin komunikasi dengan biro perjalanan (travel) masing-masing guna mendapatkan jadwal penerbangan terbaru.
Pemerintah RI melalui utusan di Arab Saudi juga terus memastikan agar kebutuhan dasar jamaah yang tertunda kepulangannya tetap terpenuhi selama masa tunggu. (red)



Tinggalkan Balasan