Desain gazebo yang berwarna-warni nan ceria menambah sentuhan estetika, menciptakan suasana liburan yang hangat dan ramah keluarga. Semua ini terwujud berkat investasi dan inisiatif dari PT TMS.
Fasilitas ini dirancang untuk dinikmati oleh semua kalangan, dari anak-anak hingga dewasa. Ini adalah investasi jangka panjang yang tidak hanya menawarkan rekreasi sesaat, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi desa.
“Keberadaan kolam renang ini menambah variasi aktivitas wisata di wilayah kami,” tambah Failun, menunjukkan bagaimana kolaborasi dengan PT TMS telah memperkaya potensi Desa Lengora.
Lebih jauh, kehadiran PT TMS melalui program CSR ini juga menginspirasi semangat kemandirian desa.
Pemerintah Desa Lengora kini merencanakan pengelolaan kolam renang secara mandiri, dengan membentuk tim pengelola khusus dari desa dan menyusun peraturan desa (perdes) yang transparan. Ini adalah warisan nyata dari program CSR PT TMS: bukan hanya membangun fisik, tetapi juga membangun kapasitas dan kemandirian masyarakat.
Sambutan positif dari masyarakat Desa Lengora menjadi bukti keberhasilan PT TMS dalam program CSR-nya. Mereka menilai kehadiran kolam renang ini sebagai alternatif hiburan keluarga yang terjangkau, sekaligus membuka gerbang peluang usaha bagi pelaku UMKM setempat.
Mulai dari warung-warung kecil hingga penyedia jasa lainnya, semuanya dapat merasakan dampak ekonomi dari proyek ini.
Kehadiran kolam permandian ini menegaskan bahwa kolaborasi strategis antara pemerintah desa dan perusahaan, seperti yang dicontohkan oleh PT Tonia Mitra Sejahtera, mampu menghasilkan dampak transformatif.
PT TMS telah membuktikan bahwa tanggung jawab sosial bukan sekadar kewajiban, melainkan sebuah peluang untuk menciptakan nilai bersama yang berkelanjutan. Destinasi ini diharapkan akan menjadi ikon baru wisata lokal dan pendorong pertumbuhan ekonomi desa Lengora ke depan, dengan PT TMS sebagai salah satu arsitek utamanya. (Featured/Advetorial)



Tinggalkan Balasan