Ambulans laut ini dirancang sebagai “puskesmas keliling perairan” yang dilengkapi dengan peralatan medis darurat.
Tujuannya jelas memastikan warga di pulau-pulau terpencil mendapatkan penanganan cepat sebelum mencapai rumah sakit rujukan.
Selama ini, akses transportasi menjadi kendala utama bagi pasien di wilayah kepulauan.
Dengan adanya ambulans laut yang disegerakan ini, Gubernur berharap angka fatalitas akibat keterlambatan penanganan medis dapat ditekan secara signifikan.
“Sektor kesehatan adalah prioritas utama. Di tengah keterbatasan fiskal, kita harus cerdas memilih program yang hasilnya langsung dirasakan masyarakat. Ambulans laut adalah jawaban untuk geografis kita yang luas,” tambah ASR.
Instruksi percepatan ambulans laut ini juga sejalan dengan rencana pembangunan gedung baru RSUD Bahteramas setinggi 8 lantai.
Keduanya akan menjadi satu ekosistem layanan kesehatan modern di Sultra; ambulans laut sebagai penjemput pasien dari kepulauan, dan RSUD Bahteramas sebagai pusat perawatan spesialis dengan alat medis canggih. (/ads)



Tinggalkan Balasan