Kendari – PT Tonia Mitra Sejahtera (TMS) mendapat apresiasi dari Kejaksaan Agung (Kejagung) RI usai lahannya sempat disegel Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH).
Perusahaan ini dinilai sangat kooperatif dalam menindaklanjuti penyelesaian sanksi administratif berupa denda atas penggunaan lahan tambang seluas 172,82 hektare di Bombana, Sulawesi Tenggara.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menegaskan bahwa langkah Satgas PKH saat ini memang masih berfokus pada pencegahan dan penyelesaian kewajiban administratif.
Meskipun lahan PT TMS sempat disegel karena beroperasi tanpa Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH), Anang memastikan operasional perusahaan secara keseluruhan tidak terhenti.
“Penyegelan hanya berfokus pada area bukaan tambang yang memasuki wilayah hutan tanpa izin,” jelas Anang di Kendari, Senin (8/11).



Tinggalkan Balasan