Maman, yang juga mantan Asisten I Pemkot Kendari, menekankan kepada seluruh jajaran agar tetap mengedepankan sisi humanis selama bertugas.
“Kita ingin tetap tegas, tetapi santun. Penegakan aturan harus dilakukan secara profesional agar citra Satpol PP tetap baik di mata masyarakat,” tambahnya.
Berdasarkan pantauan tim gabungan di lapangan, sejumlah THM besar di Kota Kendari terpantau kooperatif dan telah menghentikan aktivitas operasionalnya.
-
Jalan Edi Sabara: Tempat hiburan Omnia terpantau dalam kondisi tutup total.
-
Rich Club: Tidak ada aktivitas operasional, meski masih terlihat karyawan yang berada di lokasi.
-
Triple Nine & Exodus: Kedua tempat ini sudah menghentikan aktivitas. Petugas sempat melakukan pemeriksaan hingga ke bagian dalam ruangan untuk memastikan tidak ada aktivitas tersembunyi.
-
Barcode: Petugas mendapati karyawan sedang merapikan ruangan untuk proses penutupan total.
-
Spazio & Bromo: Kedua titik terakhir di Jalan Ahmad Yani ini juga terpantau tertib dan tidak beroperasi.
Pemerintah Kota Kendari berharap kepatuhan para pelaku usaha ini dapat terus terjaga selama bulan suci Ramadan demi menciptakan suasana yang kondusif bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah. (red)



Tinggalkan Balasan