Rektor UGM, Ova Emilia, menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, PT Jasa Raharja kini tak hanya berperan dalam perlindungan korban kecelakaan, tapi juga dalam pencegahan.

“Kami mengapresiasi bahwa Jasa Raharja kini terlibat dalam promosi dan prevensi. Ini sejalan dengan misi UGM untuk menciptakan ‘healthy campus’. Keselamatan lalu lintas adalah bagian penting dari itu,” kata Ova.

Dekan Fakultas Teknik UGM, Prof. Selo, menambahkan bahwa kampus dapat menjadi model kawasan tertib lalu lintas. Dengan lebih dari 13.000 mahasiswa baru setiap tahun, UGM berpotensi membentuk kebiasaan berlalu lintas yang lebih baik sejak dini. “Jika mahasiswa selama empat tahun berada di lingkungan yang tertib, perilaku itu bisa terbawa setelah lulus,” ujarnya.

Rivan menyambut ide tersebut dan menyatakan kesiapan Jasa Raharja untuk mendukung program keselamatan lalu lintas di UGM. “Kami akan melibatkan stakeholder lain, termasuk Korlantas Polri, untuk memastikan program ini benar-benar berjalan seperti konsep smart city,” katanya.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun kesadaran keselamatan berkendara, tidak hanya di kampus UGM, tetapi juga di masyarakat luas. (red)

 

53 / 100 Skor SEO