“Kami ingin pengunjung tidak hanya datang melihat-lihat, tetapi pulang membawa pengetahuan baru dan bantuan fisik seperti bibit untuk mendukung ketahanan pangan serta ekonomi keluarga,” ujar Rusdin.

Melalui pameran bertajuk “Ingin Tahu Sawit Berkualitas?”, Dinas Perkebunan menyediakan informasi komprehensif mulai dari pemilihan bibit unggul, pengenalan buah sawit segar, hingga manajemen panen yang efisien.

Tersedianya layanan konsultasi gratis ini diharapkan dapat menjawab kendala para petani di lapangan, terutama terkait teknik budidaya yang selama ini sering menjadi hambatan dalam mencapai standar kualitas industri.

Para tenaga ahli disiapkan di stand untuk melayani tanya jawab langsung maupun melalui saluran informasi digital.

Selain fokus pada komoditas sawit, program pembagian benih gratis tetap menjadi primadona.

Ribuan polybag berisi bibit cabai, tomat, dan terong disiapkan bagi pengunjung agar bisa langsung ditanam di pekarangan rumah.

Program ini merupakan strategi Pemerintah Provinsi Sultra dalam menekan angka inflasi daerah.

Dengan mendorong gerakan menanam mandiri, masyarakat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dapur sendiri sehingga fluktuasi harga pangan di pasar tidak terlalu membebani ekonomi rumah tangga.

Harmoni Sultra 2026 sendiri merupakan festival besar yang memadukan pameran pembangunan, budaya, dan ekonomi kreatif dalam rangka memperingati HUT ke-62 Sultra.

Dengan tema “Produktif untuk Sultra Sejahtera”, stand Dinas Perkebunan menjadi salah satu titik sentral bagi pengunjung yang ingin mendapatkan manfaat langsung dari sektor pertanian dan perkebunan.

Masyarakat diimbau untuk segera mengunjungi stand yang berlokasi di kawasan MTQ Kendari ini, mengingat ketersediaan benih gratis dan waktu konsultasi yang terbatas setiap harinya. (red)

71 / 100 Skor SEO