Menurut para ahli, haters yang sering melakukan cyberbullying kemungkinan besar memiliki gangguan mental. Mereka kesulitan mengendalikan pikiran amarah dengan baik, sehingga melampiaskannya melalui kata-kata agresi di dunia maya. Agresi itu sendiri terbagi menjadi dua jenis: agresi instrumental dan agresi karena kemarahan.

Agresi instrumental adalah perilaku agresi yang dilakukan sebagai alat untuk mencapai tujuan tertentu, misalnya untuk mendukung kepentingan kelompok politik atau agama. Sementara itu, agresi kemarahan terjadi ketika individu melampiaskan amarahnya terhadap orang atau situasi tertentu ke dunia maya.

Tidak hanya itu, mereka yang memiliki “hobi” menghujat atau menindas di media sosial mungkin juga membawa trauma tersendiri. Bisa jadi, pelaku pernah menjadi korban penindasan sebelumnya dan selama ini memendam amarah, sehingga cyberbullying menjadi bentuk pelampiasan. Kemungkinan lain, pelaku pernah mendapatkan manfaat dari tindakan bullying yang mereka lakukan, mendorong mereka untuk mengulanginya.

Selain faktor-faktor tersebut, kegemaran menyebar kebencian di media sosial justru dapat menunjukkan kelemahan pribadi. Ini bisa menjadi tanda bahwa individu tersebut kurang mendapatkan kasih sayang, baik dari keluarga maupun orang lain. Orang yang kurang kasih sayang cenderung lebih mudah mengeluarkan kata-kata kasar dan penuh kebencian. Dalam interaksi langsung pun, mereka cenderung bersikap intimidatif. Secara psikologis, pola pikir bahwa sulit menjalin hubungan dengan orang lain telah tertanam, sehingga mereka memilih menjauh dari interaksi positif dengan cara menebar kebencian.

Itulah penjelasan mengenai kemungkinan gangguan mental yang dialami oleh para haters atau penebar kebencian di media sosial. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal memiliki masalah dalam mengendalikan emosi, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional. Anda bisa berkonsultasi dengan psikolog melalui aplikasi Halodoc, yang memungkinkan Anda menghubungi psikolog atau psikiater melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Sampaikan keluh kesah dan dapatkan saran terbaik dari ahlinya. Unduh aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!. (red)