Kendari – Polemik pemberitaan terkait dugaan penetapan tersangka terhadap Ketua Kadin Sulawesi Tenggara, Anton Timbang, terus menjadi perhatian publik.
Menanggapi hal itu, Garda Muda Anoa Sulawesi Tenggara (GMA Sultra) menyatakan telah mendatangi Bareskrim Polri untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.
Direktur Eksekutif GMA Sultra, Muhammad Ikbal Laribae, mengatakan pihaknya meminta media lebih berhati-hati dalam memberitakan isu hukum agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di masyarakat.
Menurutnya, informasi yang beredar saat ini masih menimbulkan kebingungan karena terdapat perbedaan narasi di berbagai pemberitaan.
“Media memiliki peran penting dalam menjaga kualitas informasi publik. Karena itu kami berharap setiap pemberitaan, khususnya yang berkaitan dengan isu hukum, harus melalui proses verifikasi yang jelas dan menghadirkan prinsip keberimbangan,” kata Ikbal.



Tinggalkan Balasan