KENDARI – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tenggara (Sultra) menunjukkan ketegasan dalam memerangi jaringan narkoba.
Sebanyak enam narapidana kasus narkoba asal Sultra dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Jawa Tengah, pada Rabu (29/10/2025).
Pemindahan ini dilakukan menyusul hasil asesmen mendalam yang mengindikasikan kuat bahwa para narapidana tersebut masih aktif mengendalikan peredaran narkoba dari dalam Lapas.
Kepala Kanwil Ditjenpas Sultra, Sulardi, mengatakan keenam napi tersebut dikategorikan berisiko tinggi (high-risk) karena perilaku mereka dinilai dapat mengganggu keamanan dan ketertiban lapas.
“Kami temukan bukti kuat bahwa beberapa di antaranya masih berkomunikasi dengan jaringan narkoba di luar lapas, sehingga perlu segera kami pisahkan,” jelas Sulardi, Jumat (31/10).



Tinggalkan Balasan