Patroli tersebut dilakukan untuk mengurai antrean panjang yang terjadi akibat adanya kendaraan yang diduga melakukan pengisian BBM subsidi secara berulang. Dalam pemantauan itu, petugas menemukan sejumlah kendaraan dengan tangki berukuran besar, termasuk jenis Suzuki Thunder, yang beberapa kali mengantre untuk mengisi pertalite.
...
...
Kepala Regu II Patroli Cipta Kondisi, Aiptu Amrullah, mengatakan penertiban dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian untuk menjaga agar BBM bersubsidi dapat dinikmati masyarakat yang membutuhkan.
“Kami turun langsung memantau pendistribusian BBM subsidi sekaligus menertibkan motor-motor bertangki jumbo yang mengisi pertalite berulang kali. Tindakan spekulan ini sangat merugikan warga karena memicu antrean panjang yang tak seharusnya terjadi,” ujar Amrullah, Senin (14/9).
Menurutnya, pengawasan juga diarahkan untuk memastikan stok pertalite maupun solar yang tersedia di SPBU tersalurkan kepada masyarakat dan tidak digunakan untuk kepentingan pribadi dengan cara diperjualbelikan kembali.
“Motor yang kedapatan mengantre berulang kali langsung kami tertibkan dan kami perintahkan meninggalkan lokasi,” tegasnya.
Penertiban tersebut mendapat apresiasi dari warga yang sedang mengantre BBM. Salah seorang warga, Juli, mengaku kehadiran petugas membantu mengurangi gangguan akibat kendaraan yang bolak-balik melakukan pengisian.
“Kami sangat mendukung patroli ini. Kasihan warga yang harus antre berjam-jam di bawah terik matahari cuma karena terhalang oleh oknum yang bolak-balik menyedot BBM. Mereka memang cari uang, tapi kami ini mengantri untuk menyambung hidup harian,” ungkap Juli.
Juli berharap patroli serupa terus dilakukan di sejumlah SPBU di Kota Kendari. Menurutnya, pengawasan penting agar distribusi BBM bersubsidi berjalan tertib dan tidak merugikan masyarakat yang membutuhkan.
sumber: kendari info
Tinggalkan Balasan