Lebih lanjut, Wagub Sultra menyinggung Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 yang mengamanatkan dukungan pemerintah dan pemerintah daerah terhadap pendidikan kepramukaan.

Sebagai wujud komitmen, Pemerintah Provinsi Sultra mengambil langkah signifikan dengan mengalokasikan anggaran yang jauh lebih besar untuk Kwarda Sultra pada tahun 2025 dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Langkah ini dipandang sebagai pengakuan atas efektivitas jalur kepramukaan dalam membina generasi penerus bangsa.

Gubernur Sultra berharap kucuran dana tersebut dapat memacu Kwarda dan seluruh Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Sultra untuk menyusun program kegiatan yang relevan dengan kebutuhan pembentukan karakter.

Imbauan serupa juga disampaikan kepada para Bupati/Walikota selaku Ketua Mabicab untuk memberikan perhatian penuh kepada Kwarcab di wilayah masing-masing, terutama gugus depan di satuan pendidikan formal.

Tak hanya itu, Wagub Sultra juga mengingatkan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi vertikal untuk turut bertanggung jawab dalam membina gerakan pramuka di lingkungan kerja masing-masing.

Kualitas sumber daya manusia pembina dan pelatih yang kompeten, sesuai standar kurikulum pendidikan kepramukaan, serta profesionalisme pengurus di semua tingkatan menjadi poin penekanan dalam sambutan tersebut.

Pada kesempatan itu, Gubernur Sultra melalui Wagubnya menyampaikan aspirasi agar Kwarnas memberikan kepercayaan kepada Sulawesi Tenggara untuk menjadi tuan rumah kegiatan nasional kepramukaan.

Ketua Kwarda Sultra, Drs H Asrun Lio MHum PhD, diminta untuk segera berkoordinasi dengan Kwarnas terkait persiapan potensi tuan rumah tersebut.

Sementara itu, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sultra, Asrun Lio, dalam pidatonya mengulas sejarah panjang gerakan kepanduan di Indonesia sejak 1912 hingga bertransformasi menjadi gerakan pramuka sebagai pemersatu bangsa atas inisiatif Presiden Soekarno.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan konkret yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Sultra.

Sebelum pelantikan, Kwarda Sultra telah menggelar serangkaian kegiatan persiapan, termasuk rapat koordinasi teknis pembinaan anggota dewasa dan sidang paripurna pramuka penegak dan pandega. Rencananya, akan dilanjutkan dengan rapat kerja daerah untuk menetapkan program kerja tahun 2025 dan 2026.

Asrun Lio mengajak seluruh pengurus Kwarda yang baru dilantik untuk mengemban amanah dengan sebaik mungkin dan bersama-sama membangkitkan kembali semangat kepramukaan di seluruh pelosok Sulawesi Tenggara.

Acara pelantikan ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Sulawesi Tenggara serta para Bupati dan Walikota se-Sultra atau perwakilan mereka selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka. (red)

70 / 100 Skor SEO