Tel Aviv – Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memicu kemarahan global setelah mengunggah video yang memperlihatkan perlakuan tidak manusiawi terhadap para aktivis kemanusiaan Global Sumud Flotilla. Para aktivis yang berniat menuju Gaza tersebut kini ditahan oleh pihak Israel.
Dilansir Al Jazeera, Rabu (20/5/2026), dalam rekaman video yang diunggah Ben-Gvir, tampak para aktivis dipaksa berlutut dengan dahi menempel di lantai dan tangan terikat tali.
Ironisnya, Ben-Gvir membubuhkan keterangan bertuliskan ‘Selamat datang di Israel’ pada unggahan tersebut. Lagu kebangsaan Israel juga terdengar berkumandang mengiringi momen saat para aktivis diperlakukan kasar. Beberapa aktivis bahkan terlihat dipaksa memegang paspor mereka di tangan.
Unggahan provokatif menteri sayap kanan Israel ini langsung memicu gelombang kemarahan dari berbagai penjuru dunia. Sejumlah negara bahkan langsung mengambil tindakan tegas dengan memanggil Duta Besar Israel di ibu kota masing-masing untuk melayangkan protes keras.
Negara-negara seperti Italia, Prancis, Belanda, dan Kanada mengutuk keras penculikan serta perlakuan buruk terhadap warga negara mereka yang ikut dalam misi kemanusiaan tersebut.



Tinggalkan Balasan