Selain itu, terdapat empat proyek lainnya yang sedang dalam proses pengajuan fasilitas kredit dengan total plafon mencapai Rp12,95 miliar.
Proyek dalam proses pembiayaan tersebut mencakup wilayah Kota Baubau, Kabupaten Buton Selatan, Wakatobi, Muna, Konawe, Kolaka, dan Kolaka Utara.
Dengan demikian, total dukungan pembiayaan yang telah disalurkan dan sedang diproses Bank Sultra mencapai Rp20,55 miliar.
Secara nasional, program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih berada di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan, dengan alokasi anggaran mencapai Rp4,94 triliun.
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, mengatakan keterlibatan perseroan dalam program tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap agenda pembangunan nasional sekaligus upaya memperkuat perekonomian masyarakat pesisir.
Menurut Andri, pembiayaan konstruksi menjadi salah satu instrumen penting untuk membantu para pelaksana proyek memenuhi kebutuhan modal kerja selama proses pembangunan berlangsung.
“Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sultra siap berdiri di barisan terdepan untuk menyukseskan program-program strategis pemerintah, khususnya dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur kawasan pesisir melalui proyek Kampung Nelayan Merah Putih,” jelas Andri.
Ia mengatakan, fasilitas Kredit Modal Kerja Konstruksi diharapkan membantu pelaksana proyek menyelesaikan pekerjaan fisik sesuai target waktu dan standar kualitas yang ditetapkan.
Andri juga optimistis pembangunan infrastruktur KNMP akan memberikan dampak terhadap konektivitas kawasan pesisir dan aktivitas ekonomi masyarakat nelayan.
” Kami optimistis, dengan selesainya pembangunan infrastruktur KNMP di Sultra, konektivitas dan roda perekonomian masyarakat nelayan akan tumbuh pesat serta memperkuat daya saing sektor ekonomi biru di Sulawesi Tenggara,” ujarnya.
Melalui dukungan pembiayaan tersebut, Bank Sultra memperkuat perannya sebagai bank pembangunan daerah yang tidak hanya menyediakan layanan perbankan, tetapi juga mendukung pembiayaan sektor produktif.
Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan menjadi salah satu penggerak ekonomi kawasan pesisir, mulai dari peningkatan fasilitas pendukung perikanan hingga terbukanya peluang usaha bagi masyarakat setempat.



Tinggalkan Balasan