Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, mengatakan pembukaan lebih dari 50 ribu rekening pelajar bukan sekadar pencapaian angka, melainkan investasi jangka panjang dalam membentuk kebiasaan mengelola keuangan sejak usia dini.

“Bank Sultra merasa terhormat dapat menjadi bagian utama dalam menyukseskan Program KEJAR di Kota Kendari. Pembukaan lebih dari 50 ribu rekening SimPel ini bukan sekadar pencapaian angka, melainkan langkah nyata kami dalam membangun fondasi kebiasaan mengelola keuangan secara bijak sejak dini,” ujar Andri.

Menurutnya, Bank Sultra akan terus menghadirkan layanan perbankan yang mudah diakses, aman, dan relevan dengan kebutuhan generasi muda.

“Kami berkomitmen menghadirkan layanan perbankan yang aman, mudah diakses, dan relevan bagi para pelajar. Kami berharap rekening ini menjadi awal lahirnya generasi muda Kendari yang mandiri secara finansial dan siap menyongsong masa depan,” tambahnya.

Keberhasilan Program KEJAR di Kota Kendari turut mendapat apresiasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kepala OJK Sultra Bismi Maulana Nugraha menyebut capaian tersebut telah melampaui target nasional berkat sinergi antara OJK, Bank Indonesia, LPS, Pemerintah Kota Kendari, perbankan, Baznas, Kementerian Agama, serta seluruh sekolah.

Senada dengan itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara, Edwin Permadi, menegaskan komitmen BI dalam memperkuat edukasi keuangan kepada pelajar, termasuk pemahaman penggunaan Rupiah dan transaksi digital yang aman.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan LPS Wilayah Sulawesi-Maluku-Papua, Fuad Zaen, memastikan dana masyarakat yang disimpan di perbankan tetap aman. Ia mengungkapkan bahwa tingkat cakupan penjaminan simpanan di Sulawesi Tenggara telah mencapai 99,98 persen.

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menilai Program KEJAR menjadi langkah strategis dalam membangun budaya menabung dan mengelola keuangan sejak dini.

“Program KEJAR adalah langkah strategis untuk menanamkan budaya hemat, mencegah perilaku konsumtif, dan melatih anak-anak kita mengelola keuangan sejak dini,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, tingkat kepemilikan rekening pelajar di Kota Kendari kini telah melampaui 90 persen dan optimistis mampu mencapai target 100 persen.

Menurut Siska, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan Bank Sultra bersama OJK, Bank Indonesia, LPS, serta seluruh pemangku kepentingan yang terus memperkuat ekosistem literasi keuangan di lingkungan pendidikan.

Dengan pencapaian ini, Bank Sultra menegaskan perannya sebagai bank pembangunan daerah yang tidak hanya fokus pada layanan perbankan, tetapi juga berkomitmen membangun generasi Sulawesi Tenggara yang lebih cerdas, mandiri, dan melek finansial.

60 / 100 Skor SEO