KENDARI,– Dalam debat publik yang digelar malam tadi, Rabu 30 Oktober 2024 di Phinisi Ballroom Hotel Kendari, calon Wakil Wali Kota Kendari nomor urut 4, Andi Sulolipu, memberikan jawaban tegas terkait tantangan inklusivitas dalam pelayanan publik.

Menyusul pertanyaan penting mengenai aplikasi layanan yang saat ini diterapkan oleh Pemerintah Kota Kendari, Andi Sulolipu menegaskan komitmennya untuk memastikan semua warga, termasuk mereka yang difabel dan tinggal di daerah terpencil, dapat mengakses layanan dengan mudah.

“Baik para hadirin dan juga yang menonton, saya akan membuka pertanyaan yang masih tersegel. Calon Wakil Wali Kota, Anda punya waktu dua menit untuk menjawab pertanyaan ini,” ungkap moderator dengan nada penuh harap sebelum membacakan pertanyaan tersebut.

Pertanyaan tersebut menyoroti penggunaan aplikasi seperti Layanan Integrasi Kendari (Laika), Aplikasi Pajak, dan Aplikasi Jaga Kendari (Jari), yang dinilai eksklusif dan tidak menjangkau semua lapisan masyarakat.

Andi Sulolipu dengan percaya diri menjawab, “Sistem aplikasi yang digunakan saat ini memang perlu ditingkatkan. Insya Allah, pada saat kami terpilih, aplikasi tersebut harus berpihak kepada teman-teman difabel dan kelompok masyarakat rentan lainnya,” terangnya.