KENDARI – Sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, dalam mendukung program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus mendorong penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai salah satu upaya meningkatkan perekonomian masyarakat.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pembangunan gerai koperasi, serta pendampingan terhadap pengurus agar mampu menjalankan organisasi secara profesional, transparan, dan berkelanjutan.

Melalui Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Tenggara, pemerintah daerah menyiapkan Pelatihan dan Sertifikasi Bendahara KDKMP yang direncanakan berlangsung mulai 10 November hingga awal Desember 2026. Kegiatan ini melibatkan perwakilan bendahara dari 1.035 KDKMP yang tersebar di 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola koperasi, terutama dalam aspek administrasi dan pengelolaan keuangan. Bendahara sebagai salah satu unsur penting dalam struktur kepengurusan koperasi memiliki peran strategis dalam memastikan setiap transaksi, pencatatan, pelaporan, serta penggunaan dana dapat dilakukan secara tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.