KENDARI, PERDETIKNEWS.COM — Wali Kota Kendari Siska Karina Imran mempertanyakan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dan anggaran perawatan mobil pengangkut sampah saat memeriksa kondisi armada di Lapangan Torada, Wua-Wua, Rabu 28 Oktober 2026.
Ia meminta pengecekan dilakukan secara teliti, termasuk memastikan identitas kendaraan yang akan diperbaiki.
“Hati-hati lho main anggaran itu, makanya dicek baik-baik. Kenapa alasannya rusak terus mobil sementara ada anggaran? Dan BBM, mobil rusak tapi BBM habis, logikanya bagaimana? Kan?” ujar Siska dalam rekaman sidak tersebut.
Pemeriksaan itu memperlihatkan sejumlah persoalan pada armada pengangkut sampah. Mulai dari kondisi bak yang membutuhkan perbaikan, lantai bocor, hingga penggunaan kayu sebagai tambahan penahan muatan.
Siska meminta nomor pelat kendaraan dicatat dan dicocokkan dengan unit yang akan diperbaiki. Pendataan tersebut diperlukan agar kendaraan yang dimaksud dapat diketahui secara jelas.
“Langsung catat ini. Platnya sama dengan apa yang mau diperbaiki, supaya diketahui unitnya, Bu,” katanya.
Kondisi fisik kendaraan juga menjadi perhatian Siska. Ia mempertanyakan bagaimana pelayanan pengangkutan sampah bisa berjalan maksimal apabila armadanya sendiri bermasalah.
“Gimana mau kerja maksimal kalau begini bodinya saja, dirinya saja enggak bisa bawa?” ujarnya.
Saat memeriksa salah satu kendaraan, Siska menanyakan keberadaan kayu pada bagian bak. Petugas di lokasi menjelaskan bahwa tambahan tersebut digunakan untuk menampung muatan.
Siska kemudian meminta penggunaan pelat besi agar bak kendaraan lebih rapi.
“Pakai plat besi saja. Biar rapi, kalau kayak gitu enggak bagus,” katanya.
Dalam percakapan berikutnya, Siska mengarahkan agar bagian bak diperbaiki atau diganti. Pada unit lain, petugas menyebut lantainya bocor, sementara kondisi mesin beberapa kendaraan disebut masih bagus.
Perawatan dan kebersihan armada turut mendapat sorotan. Siska menilai kendaraan yang diperiksanya kurang terawat.
“Kurang perawatan ini barangnya,” ujarnya.
Petugas di lokasi memberikan penjelasan mengenai pencucian dan kondisi perawatan kendaraan sebelumnya. Siska juga menyinggung kemungkinan meminta bantuan dealer untuk memperbaiki kendaraan yang mengalami kerusakan.
Dalam sidak tersebut, Siska didampingi Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda, Inspektur, Asisten I, Sekretaris DLHK beserta jajaran, para camat, serta pengemudi armada pengangkut sampah.
Menurut Siska, pemeriksaan dilakukan untuk melihat langsung kondisi fisik kendaraan dan memastikan kebutuhan penanganan sampah mendapat perhatian. Ia mengaitkan pembenahan armada dengan upaya Kota Kendari menuju Adipura dan mewujudkan Kendari Asri.
“Insyaallah seluruh armada yang menyangkut dengan persampahan dan seluruh yang dibutuhkan untuk penanganan sampah di Kota Kendari terus kita maksimalkan,” katanya.
Siska menegaskan bahwa pembenahan tersebut diarahkan untuk mendukung pelayanan persampahan dan mewujudkan kota yang bersih, semakin maju, serta berkelanjutan.
Editor: Ixan




Tinggalkan Balasan