15 jeriken ditemukan di SPBU Rabam. Seorang pria diamankan polisi terkait dugaan penyalahgunaan Pertalite. Di tengah sorotan itu, Wali Kota Kendari mengancam menutup SPBU yang terbukti terlibat penimbunan BBM.

KENDARI, PERDETIKNEWS.COM — Di tengah antrean kendaraan yang membutuhkan bahan bakar, temuan belasan jeriken di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, membuka rangkaian peristiwa yang membuat distribusi BBM bersubsidi kembali menjadi sorotan.

Kamis pagi, 15 Oktober 2026, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kendari melakukan inspeksi mendadak di SPBU Rabam, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Kadia. Di lokasi itu, petugas menemukan sebuah mobil Toyota Innova yang membawa 15 jeriken.

Bukan hanya jumlahnya yang menarik perhatian. Setiap jeriken memiliki kapasitas sekitar 35 liter. Temuan tersebut langsung memunculkan pertanyaan mengenai tujuan pengisian dan peruntukan BBM yang dibawa menggunakan wadah-wadah tersebut.

Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Kendari, Abdul Salam, menyampaikan keberatannya terhadap praktik pengisian BBM menggunakan jeriken dalam jumlah besar.

“Ini kami dapati di SPBU Rabam. Ini mereka tidak lagi isi pakai tangki, tapi sudah drum,” kata Salam.

Ia mengingatkan bahwa BBM bersubsidi dibutuhkan masyarakat dan penyalurannya perlu diawasi agar tidak merugikan mereka yang berhak.

“Masyarakat ini hak kalian yang diambil, ini mau diisi,” tegasnya.

Sehari setelah temuan itu, Jumat, 16 Oktober 2026, Kapolresta Kendari Kombes Pol Safi’i Nafsikin mengungkapkan penanganan perkara dugaan penyalahgunaan Pertalite bersubsidi. Seorang pria berinisial LN (47) diamankan petugas Unit II Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polresta Kendari di Kelurahan Wuawua.

Menurut Safi’i, pengungkapan kasus tersebut bermula dari pengamanan kendaraan di SPBU Rabam.

“Pelaku berhasil kami amankan tadi pagi di Kelurahan Wuawua,” ujar Safi’i saat dikonfirmasi pada Jumat malam.

Polisi menduga LN membeli Pertalite secara bertahap dan berulang untuk dikumpulkan, kemudian dijual kembali demi memperoleh keuntungan pribadi.

“Pelaku diduga melakukan pengisian dan pembelian BBM jenis pertalite secara bertahap di SPBU untuk kemudian dikumpulkan dan dijual kembali demi meraih keuntungan pribadi,” tuturnya.

Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan satu unit Toyota Innova, delapan jeriken berisi Pertalite, serta tujuh jeriken kosong yang masing-masing berkapasitas 35 liter.

“Barang bukti berupa mobil beserta seluruh jeriken BBM jenis pertalite sudah kami amankan di Polresta Kendari guna kepentingan penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut,” kata Safi’i.

Kabar penanganan perkara itu menambah perhatian terhadap pengawasan BBM bersubsidi di Kendari. Namun, persoalan yang disorot pemerintah bukan hanya temuan di SPBU Rabam.

Pada hari yang sama, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menyampaikan peringatan keras kepada pengelola SPBU. Dalam kegiatan coffee morning bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi vertikal, ia menegaskan pemerintah tidak akan memberikan toleransi kepada SPBU yang terbukti terlibat dalam penimbunan BBM.

“Bagaimana kalau ini sampai masih terjadi, kita melakukan penutupan SPBU tersebut. Jadi sudah sangat keras ini. Kita tidak main-main kalau masalah timbun-timbun BBM atau apa,” tegas Siska.

Ia mengatakan Pemerintah Kota Kendari telah berkoordinasi dengan kepolisian dan kejaksaan untuk memperkuat pengawasan distribusi BBM serta menindak dugaan penyimpangan yang melibatkan oknum.

Siska juga menyinggung dugaan manipulasi pengisian BBM yang diduga melibatkan warga dan pihak SPBU. Persoalan itu, menurutnya, akan dibahas bersama Forkopimda untuk menentukan langkah penanganan.

Di tengah pengawasan tersebut, pemerintah menyebut antrean kendaraan di sejumlah SPBU mulai berkurang dibandingkan kondisi sebelumnya.

“Yang dulunya ngantrinya itu sepanjang berapa meter, sekarang mungkin sudah berkurang. Tidak hilang juga, tetapi sudah berkurang,” ujarnya.

Namun, pengawasan di lapangan belum berhenti.

Sabtu, 17 Oktober 2026, Wakil Wali Kota Kendari Sudirman kembali turun melakukan inspeksi mendadak, kali ini di SPBU Saranani. Bersama Kepala Satpol PP Kota Kendari, Dasril, dan jajaran satuan tugas pengawasan SPBU, ia memeriksa aktivitas pengisian BBM di lokasi tersebut.

Perhatian petugas tertuju pada sebuah mobil Wuling merah yang diduga berulang kali mengantre untuk mengisi BBM bersubsidi.

Dalam rekaman video di lokasi, Sudirman menanyakan berapa kali pengemudi mobil tersebut mengantre dalam sehari. Pengemudi perempuan itu menjawab bahwa dirinya baru tiga kali melakukan pengisian.

Namun, petugas di lapangan menyampaikan keterangan berbeda.

“Dari pagi. Dari pagi pulang-pergi,” ujar petugas kepada Sudirman.

Sudirman kemudian meminta pengawas SPBU Saranani datang untuk memberikan penjelasan mengenai dugaan pengisian berulang tersebut.

“Mana pengawas SPBU? Pengawas SPBU kurang ajar!” tegasnya dalam rekaman video.

Berdasarkan informasi yang disampaikan, pengemudi beserta kendaraan tersebut selanjutnya diserahkan ke Polresta Kendari untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

 

Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Provinsi Sulawesi Tenggara
Polling aktif
Ikut Polling →
dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Kota Kendari
Polling aktif
Ikut Polling →
Yusran Akbar
Kabupaten Konawe
Polling aktif
Ikut Polling →
La Ode Darwin
Kabupaten Muna Barat
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Kabupaten Kolaka
Polling aktif
Ikut Polling →
Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si
Kabupaten Konawe Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Rifqi Saifullah Razak, S.T.
Kabupaten Konawe Kepulauan
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H.
Kabupaten Kolaka Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Bachrun, M.Si
Kabupaten Muna
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Muhammad Adios, S.Sos
Kabupaten Buton Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si
Kabupaten Buton Tengah
Polling aktif
Ikut Polling →
Alvin Akawijaya Putra, S.H.
Kabupaten Buton
Polling aktif
Ikut Polling →
Afirudin Mathara, S.H., M.H.
Kabupaten Buton Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Ir. H. Burhanuddin, M.Si.
Kabupaten Bombana
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Haliana, S.E.
Kabupaten Wakatobi
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yusran Fahim, S.E.
Kota Baubau
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Ikbar, S.H., M.H.
Kabupaten Konawe Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd
Kabupaten Kolaka Timur
Polling aktif
Ikut Polling →
13 / 100 Skor SEO