KENDARI — Perekonomian Kota Kendari mencatat pertumbuhan 7,78 persen pada Triwulan I 2026. Capaian tersebut menempatkan ibu kota Sulawesi Tenggara itu dalam tiga besar pertumbuhan ekonomi kota tertinggi secara nasional berdasarkan data yang dipaparkan Kementerian Dalam Negeri.

Angka tersebut menjadi kabar positif bagi Kota Kendari di tengah upaya pemerintah daerah memperkuat sektor usaha, menjaga daya beli masyarakat, sekaligus membuka lebih banyak peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal.

Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, mengatakan capaian tersebut tidak berdiri sendiri. Pertumbuhan ekonomi merupakan hasil pergerakan berbagai sektor, mulai dari aktivitas masyarakat, pelaku usaha, distribusi barang hingga konsumsi.

“Pertumbuhan ekonomi tersebut diharapkan terus diperkuat melalui pengembangan sektor usaha, peningkatan pendapatan masyarakat dan penciptaan lapangan kerja,” kata Siska, seperti dikutip dalam pemberitaan Pemkot Kendari.

Kinerja ekonomi Kendari menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.