MY Esti Minta Alih Status Guru PPPK Disertai Afirmasi dan Kepastian Karier
Bagikan
MY Esti Minta Alih Status Guru PPPK Disertai Afirmasi dan Kepastian Karier
Redaksi
13 September 2026 11:44
JAKARTA — Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati meminta rencana alih status guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi pegawai negeri sipil (PNS) tidak berhenti pada perubahan status kepegawaian. Menurutnya, kebijakan tersebut harus disertai afirmasi bagi guru, termasuk dengan mempertimbangkan masa pengabdian.
Dalam keterangan pers pada Jumat (11/9/2026), Esti mengatakan alih status guru PPPK perlu dirancang untuk menjawab dua persoalan sekaligus, yakni ketidakpastian karier guru dan ketimpangan distribusi tenaga pendidik antar sekolah serta antarwilayah.
DPR RI bersama pemerintah diketahui tengah memfinalisasi pembahasan status kepegawaian guru PPPK yang akan diangkat menjadi PNS. Rencana tersebut mencakup guru PPPK penuh waktu dan paruh waktu, PPPK yang ingin menjadi PNS, serta guru di lingkungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Kebijakan itu juga mencakup guru madrasah negeri dan guru taman kanak-kanak (TK).
Esti menyoroti kesiapan anggaran bagi guru dan tenaga kependidikan dalam skema PPPK paruh waktu. Ia menegaskan, perubahan status menjadi PPPK paruh waktu harus diikuti kepastian anggaran dan peningkatan kesejahteraan.
Menurut Esti, dari rencana anggaran Kemendikdasmen yang dibahas, belum terlihat penganggaran bagi PPPK paruh waktu. Ia meminta guru PPPK paruh waktu mendapat peluang untuk menjadi pegawai penuh waktu dengan penghasilan yang memadai.
Perhatian serupa, lanjutnya, perlu diberikan kepada tenaga kependidikan yang selama ini menopang layanan pendidikan, tetapi masih menerima penghasilan rendah. Esti menyebut banyak tenaga kependidikan paruh waktu yang menerima penghasilan di bawah Rp1 juta, meski bekerja setiap hari secara penuh waktu.
Karena itu, Komisi X DPR disebut akan memperjuangkan kebutuhan anggaran bagi guru dan tenaga kependidikan PPPK paruh waktu dalam pembahasan kebijakan alih status tersebut. Esti menilai anggaran pendidikan harus memberi manfaat nyata bagi guru dan tenaga kependidikan, selain mendukung kebutuhan seperti revitalisasi sekolah.
Ia menegaskan, perubahan status guru PPPK harus memberikan kepastian dan kesejahteraan yang lebih baik, bukan sekadar perubahan administratif. Skema PPPK paruh waktu, menurut Esti, perlu menjelaskan hak, penghasilan, masa kerja, dan peluang peningkatan status secara transparan.
Esti juga menyoroti kekhawatiran guru senior yang telah mengabdi bertahun-tahun dalam ketidakpastian, terutama jika terdapat persyaratan usia untuk peningkatan status. Guru dengan rekam kinerja baik, sertifikasi, standar kompetensi, serta pengalaman mengajar di sekolah atau wilayah yang sulit memperoleh tenaga pendidik, dinilai perlu mendapat pengakuan negara.
Ia meminta masa pengabdian guru senior dijadikan dasar afirmasi, bukan menjadi alasan untuk menutup kesempatan mereka. Mekanisme afirmasi tersebut, kata Esti, harus objektif bagi guru senior dan guru yang bertugas di wilayah yang kekurangan tenaga pendidik.
Esti menekankan afirmasi tidak berarti mengabaikan kompetensi, melainkan mengakui kompetensi dan pengabdian yang telah dibuktikan dalam pelayanan pendidikan. Proses seleksi juga dinilai tidak boleh menghapus rekam jejak guru, seperti masa kerja, penilaian kinerja, sertifikasi, dan lokasi pengabdian.
Pemerintah, lanjut dia, perlu memastikan adanya peluang peningkatan status bagi guru PPPK pada masa mendatang dengan dukungan anggaran serta mekanisme yang transparan. Proses transisi juga harus menjamin guru tidak kehilangan pekerjaan, mengalami penurunan penghasilan, atau kehilangan masa kerja yang telah dijalani.
Bagi guru PPPK yang tidak dapat masuk dalam formasi PNS, Esti meminta negara tetap memberikan kepastian yang setara dalam hal martabat profesi. Ia mendorong adanya jalur karier yang jelas, meliputi kenaikan jenjang, pengembangan kompetensi, mobilitas penugasan, kesinambungan kontrak berdasarkan kinerja, serta jaminan hari tua.
Esti menilai status PPPK tidak boleh menjadi ruang tunggu tanpa masa depan atau diposisikan sebagai aparatur sipil negara kelas kedua. Pemerintah, menurutnya, harus terbuka bahwa kesempatan mengikuti seleksi tidak otomatis membuat seluruh PPPK menjadi PNS, tetapi keterbukaan itu harus disertai solusi bagi mereka yang tidak lolos atau tidak masuk kuota.
Untuk itu, ia meminta pemerintah menyusun peta jalan nasional yang menjelaskan kelompok sasaran, prinsip afirmasi, kebutuhan formasi, jaminan bagi guru senior, pola penempatan, perlindungan selama masa transisi, serta nasib guru yang tidak masuk kuota PNS. Peta jalan tersebut dinilai perlu diumumkan sebelum seleksi dibuka agar guru tidak menerima informasi yang berubah-ubah dari berbagai instansi.
Esti juga menyebut penataan guru harus menjadi koreksi menyeluruh terhadap tata kelola pendidikan nasional. Negara, menurutnya, tidak boleh kembali merekrut guru tanpa peta kebutuhan, membiarkan mereka bekerja dalam ketidakpastian, lalu menyelesaikan persoalan secara parsial setelah jumlahnya bertambah.
Ia menegaskan tujuan akhir kebijakan bukan menyeragamkan seluruh status guru, melainkan memastikan setiap guru memiliki kepastian dan setiap anak memperoleh guru yang dibutuhkan. Pemerataan tenaga pendidik juga harus menjadi perhatian karena masih ada daerah yang kekurangan guru, termasuk di sejumlah kota besar.
Menurut Esti, jika perubahan status hanya menambah jumlah PNS tanpa memperbaiki distribusi guru dan mutu pembelajaran, kebijakan tersebut belum menyelesaikan persoalan pendidikan. Ia mengingatkan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada kurikulum, sarana prasarana, dan sistem pembelajaran, tetapi juga pada guru serta tenaga kependidikan yang memberikan layanan pendidikan setiap hari.
Berita ini disusun berdasarkan keterangan E-Media DPR RI yang diterbitkan pada Sabtu (12/9/2026).
Anggaran untuk Pengawasan Sumberdaya kelautan dan perikanan melihat wilayah laut dan pesisir yg sangat luas dan potensi, maka dibutuhkan pengawasan yg kuat demi mengelola dan memanfaatkan Sumberdaya kelautan dan perikanan yang berkelanjutan
Agar dapat menggerakkan perekonomian maka perlu pembenahan secara menyeluruh infrastruktur terutama jalan agar ekonomi masyarakat dapat berjalan lancar dan stabilitas harga pangan pokok dapat di jaga
Alhamdulillah...baxk perubahan utk sistem pemerintahan saat ini, penerapan meritokrasi memberikan kesempatan sekaligus peluang buat siapapun y bekerja ikhlas, semoga semua aspek bisa tersentuh dan terlaksana dgn baik.... Allah maha baik, insyaallah niat tulus dr bpk gub Sultra dibalas dgn kebaikan.
Bidang: Transparansi dan akuntabilitas · 10 Sep 2026
Seluruh saran yang telah disetujui ditampilkan di bawah ini.
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Wilayah: Kota Kendari
Perbaikan jalan ,jembatan dan drainase sangat urgen untuk di laksanakan Karena akan berdambapk besar terhadap masyarakat terutama masuk musin penghujan
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 11 Sep 2026
📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA
Seberapa puas Anda terhadap kinerja Bupati Konawe?
Kabupaten Konawe — Yusran Akbar
Hasil sementara · 5 responden
Sangat puas20%
1 suara
Puas20%
1 suara
Cukup puas20%
1 suara
Kurang puas0%
0 suara
Tidak puas40%
2 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Seluruh saran yang telah disetujui ditampilkan di bawah ini.
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Di Tahun ke-12 Muna Barat, harusnya Penyelesaian pembangunan kantor bupati harus menjadi prioritas karena ini akan menjadi ikon Muna Barat kedepannya
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 11 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Tetap memprioritaskan kegiatan yang bersangkutan dengan kebutuhan langsung masyarakat
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 11 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Dalam kepemimpinan bapak bupati la Ode Darwin kami masyarakat sangat puas dan semoga kedepannya lebih baik lagi dan bisa membawa masyarakat muna barat lebih sejahtera
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
terus semangat untuk membangun muna barat menuju liwu mokesa
Bidang: Ekonomi dan lapangan kerja · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Segera dibuka lapangan Kerja
Bidang: Ekonomi dan lapangan kerja · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Idealnya TPP Di kurangi, dahulukan pembangunan infrastruktur dasar pemerintahan dan jalan. Setelah semua kelar, TPP bisa dikembalikan atau ditingkatkan
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Perbaikan infrastruktur jalan sangat penting bagi kami masyarakat, terutama di desa kami (desa laworo kecamatan tiket) sama sekali belum tersentuh sejak mekarnya kabupaten muna barat 🙏🙏
Terimakasih pak bupati untuk evaluasi kinerja lainnya yang telah bapak evaluasi dan realisasi, semoga kedepannya bapak terus jadi pribadi yang bijaksana dan tulus kepada kami warga muna barat seperti sekarang 🙏🙏
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Jalan menuju rumah sakit dari arah nihi lombujaya mohon diperhatikan.
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Kesejahteraan guru honorer
Bidang: Pendidikan · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Yg utama infrastruktur dan jalan karna yg paling di butuhkan masyarakat.
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Ditingkatkan lagi Fasilitas Sarana dan prasarananya
Bidang: Pelayanan publik · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Programnya sangat menyentuh kemasyarakat
10 Sep 2026
📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA
Seberapa puas Anda terhadap kinerja Bupati Kolaka ?
Kabupaten Kolaka — H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Hasil sementara · 9 responden
Sangat puas0%
0 suara
Puas66.7%
6 suara
Cukup puas11.1%
1 suara
Kurang puas11.1%
1 suara
Tidak puas11.1%
1 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Tinggalkan Balasan