BAUBAU – Di antara gemuruh ombak Laut Buton dan terpaan angin yang membawa harapan, seorang pemuda bernama Haji Hasan Basri Dg Nakku SE., atau akrab disapa Haji Sewang menjalani perjalanan hidup penuh lika-liku, perjuangan, dan pengorbanan.

Haji Hasan Basri Dg Nakku SE bersama Ketua BPW KKSS Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (purn) H. Andi Sumangerukka

Jika kehidupan itu bagaikan sebuah jalan, maka jalan yang ditempuh Hasan Basri tidak selalu mulus dan rata.

Namun, setiap jejak langkahnya adalah cerita tentang keberanian, ketekunan, dan niat tulus untuk memberi arti bagi kehidupan.

Kisah ini dimulai pada tahun 1986, di tanah yang jauh dari keramaian, Kabaena. Seorang bocah lelaki bernama Hasan Basri mengikuti jejak saudaranya merantau, meninggalkan tanah kelahirannya demi mencari kehidupan yang lebih baik.

Hasan Basri muda saat mengojek di Kota Baubau

Keluarga mereka adalah keluarga sederhana yang berdagang, mencari rezeki dengan penuh kesabaran. Namun, tak lama setelah mereka menetap di Kabaena, takdir memanggilnya kembali ke Jeneponto.