MAKKAH – Direktur Utama RSUD Bahteramas Sulawesi Tenggara, dr. H. Sukirman, MARS, M.Kes., Sp.PA, melaporkan kondisi terkini pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci yang saat ini diwarnai cuaca panas ekstrem serta pengamanan ketat dari otoritas Arab Saudi.

Dari Kota Makkah, dr. H. Sukirman menyampaikan bahwa ribuan jemaah haji, termasuk asal Indonesia, mulai menghadapi tantangan fisik akibat suhu udara yang mencapai 40 hingga 45 derajat Celsius dalam beberapa hari terakhir.

“Cuaca di Makkah dan Madinah saat ini sangat panas. Suhu bisa mencapai 45 derajat Celsius pada siang hari, sehingga jemaah harus benar-benar menjaga kondisi fisik dan memperbanyak konsumsi air putih agar tidak mengalami dehidrasi,” ujar dr. H. Sukirman dalam laporannya, Minggu (10/5/2026).

Menurutnya, kondisi cuaca ekstrem menjadi perhatian serius karena berpotensi memicu gangguan kesehatan, terutama bagi jemaah lanjut usia dan mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu.

Karena itu, para jemaah diimbau mengurangi aktivitas berat di luar ruangan pada siang hari.