Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, bergerak cepat memetakan persoalan pertanahan di daerah. Kali ini, Nusron mengumpulkan sejumlah Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) se-Provinsi Jawa Barat untuk mendengar langsung kendala layanan yang terjadi di lapangan.
Pertemuan yang berlangsung hangat namun tegas ini menjadi ajang bagi sang Menteri untuk “belanja masalah”. Nusron menegaskan bahwa dirinya tidak ingin hanya menerima laporan “asal bapak senang” dari belakang meja di Jakarta.
“Saya ingin mendengar langsung apa yang sebenarnya terjadi di bawah. Apa yang menjadi hambatan masyarakat saat mengurus sertifikat, dan apa kendala teman-teman di Kantor Pertanahan dalam mengeksekusi layanan,” ujar Nusron dalam Arahnya, Kamis (24/2/2026).
Evaluasi Layanan dan Pungli
Dalam pertemuan tersebut, Nusron menyoroti pentingnya efisiensi waktu dalam pengurusan dokumen pertanahan. Ia meminta kepada Kepala Kantah di Jawa Barat untuk memastikan tidak ada lagi tumpukan berkas yang tertahan tanpa alasan yang jelas.



Tinggalkan Balasan