Salah seorang wanita bahkan terus-menerus memanggil nama Affan dengan tangisan yang memilukan. Ia tampak tak kuat berdiri dan harus ditopang oleh anggota keluarga lainnya.

Peristiwa ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan kemarahan dari sesama pengemudi ojol yang menuntut pertanggungjawaban dari pihak kepolisian. Pihak Brimob telah menyatakan akan bertanggung jawab penuh dan mengusut tuntas insiden ini. Tujuh anggota Brimob yang berada di dalam mobil rantis tersebut kini telah diamankan dan diperiksa oleh Divisi Propam Polri.

Menurut keterangan sejumlah saksi mata, Affan terpeleset saat berusaha menyeberang jalan di tengah kericuhan. Mobil barakuda yang melaju kencang tidak sempat menghindar dan melindas tubuh korban. Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan seluruh komunitas ojol di Indonesia. (red)

66 / 100 Skor SEO