KONAWE – Bapenda Sultra melalui Plt Kepala, La Ode Mahbub, melakukan kunjungan kerja ke UPTD Samsat Konawe guna memantau kondisi kantor serta mengevaluasi kesiapan pelayanan pajak kendaraan bermotor dalam mendukung optimalisasi pendapatan daerah.
Dalam kunjungan tersebut, La Ode Mahbub meninjau langsung kondisi fasilitas kantor, ruang pelayanan, hingga sarana pendukung kerja pegawai, didampingi Kepala UPTB Samsat Konawe, Dadianas, Senin 25 Mei 2026.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan lingkungan kerja tetap representatif dan mampu menunjang pelayanan publik yang maksimal kepada masyarakat.
Ia juga berdialog dengan jajaran pegawai terkait berbagai kendala di lapangan, termasuk upaya peningkatan kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di wilayah Konawe.
La Ode Mahbub menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan menjadi salah satu fokus utama Bapenda Sultra dalam mendorong pendapatan asli daerah dari sektor pajak kendaraan.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa ke depan akan hadir pelayanan pajak kendaraan pada akhir pekan di The Park Kendari guna mempermudah masyarakat dalam membayar pajak tanpa harus mengganggu aktivitas kerja pada hari biasa.
“Kami sedang menyiapkan pelayanan pajak Sabtu dan Minggu di The Park Kendari agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan pembayaran pajak kendaraan,” ujarnya.
Tak hanya itu, Bapenda Sultra juga berencana menggandeng PT Pos Indonesia dalam memperluas jangkauan pelayanan pembayaran pajak kendaraan hingga ke daerah-daerah.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pelosok atau jauh dari kantor Samsat, agar tetap bisa mengakses layanan pembayaran pajak dengan lebih mudah dan cepat.
“Kami ingin pelayanan semakin dekat dengan masyarakat. Nantinya kerja sama dengan PT Pos Indonesia diharapkan mampu membantu menjangkau daerah-daerah yang akses pelayanannya masih terbatas,” kata La Ode Mahbub.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari evaluasi dan penguatan pelayanan Samsat di daerah dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak tepat waktu.
Di sisi lain, La Ode Mahbub mengungkapkan Bapenda Sultra tetap mencatatkan tren positif pada angka pendapatan daerah meski dihadapkan pada tantangan banyaknya hari libur pada bulan ini.
Tercatat sekitar 14 hari libur dinilai cukup berdampak terhadap maksimalnya pelayanan operasional harian.
Meski efektivitas hari kerja berkurang cukup signifikan, realisasi pendapatan daerah disebut tetap menunjukkan grafik peningkatan positif dibanding target yang telah ditetapkan sebelumnya.
Berdasarkan hasil evaluasi internal capaian Triwulan II (TW II), pihak Bapenda Sultra kini memfokuskan strategi untuk mengejar target pendapatan sebesar Rp25 miliar yang harus terealisasi penuh pada Juni mendatang.
Untuk mendukung target tersebut, sektor penunjang seperti registrasi Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) ditargetkan mampu mencapai angka 140 persen.
Secara akumulatif, total pendapatan yang berhasil dihimpun Bapenda sejauh ini dikabarkan telah menembus lebih dari Rp500 miliar.
Sementara untuk menuntaskan target tahunan, masih terdapat sisa target sekitar Rp900 miliar yang harus dikejar.
“Meskipun persentase sisa target terlihat kecil, namun secara nominal tetap besar karena target makro tahun ini memang cukup tinggi,” kata La Ode Mahbub.
Ia optimistis, dengan sisa waktu yang ada serta evaluasi berkala pada Triwulan II, target ratusan miliar tersebut dapat dicapai melalui optimalisasi pelayanan serta meningkatnya kesadaran wajib pajak di Sulawesi Tenggara. (red)



Tinggalkan Balasan