KENDARI – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mengembangkan kasus dugaan penambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana.
Setelah melakukan penggerebekan dan menyita puluhan mesin pengolah emas, penyidik kini menetapkan tiga orang sebagai tersangka.
Ketiganya berinisial HR (21), HKM (68), dan ASB (37). Seluruh tersangka telah ditahan untuk kepentingan penyidikan.
Penetapan tersangka merupakan tindak lanjut dari operasi gabungan Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sultra yang sebelumnya membongkar aktivitas tambang emas ilegal di kawasan hutan Wumbubangka.
Kanit IV Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sultra, AKP Irpan, S.H., S.E., M.M., mengungkapkan hasil penyidikan sementara menunjukkan aktivitas pertambangan ilegal di lokasi tersebut tidak berlangsung dalam waktu yang sama.



Tinggalkan Balasan