KENDARI – Pemandangan tak biasa terlihat di Jalan Balai Kota Kendari, Senin (20/4/2026) pagi. Di tengah hiruk-pikuk aktivitas warga, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran bersama Wakil Wali Kota Sudirman dan Sekda Amir Hasan tampak santai duduk melantai menikmati sarapan di lapak kaki lima.
Ketiganya memilih lapak milik Mama Shinta yang berlokasi tepat di depan Kantor Pertanahan sebagai tempat singgah. Tanpa pengawalan protokoler yang kaku, para pimpinan daerah ini tampil sederhana dan langsung membaur dengan warga yang juga sedang sarapan di lokasi tersebut.
Pantauan di lokasi, suasana cair terlihat saat Siska Karina Imran berbincang hangat dengan Mama Shinta di bawah rindangnya pepohonan. Menu sederhana mulai dari olahan ayam hingga nasi khas rumahan menjadi santapan pembuka sebelum mereka memulai agenda pemerintahan.
Bagi Mama Shinta, kehadiran orang nomor satu di Kota Kendari ini merupakan kejutan yang mengharukan. Ia tak menyangka lapak kecilnya bakal disinggahi oleh jajaran petinggi kota untuk sekadar sarapan pagi.
“Ada rasa bangga sekaligus haru. Ini bukan sekadar kunjungan biasa bagi saya, tapi perhatian luar biasa untuk pedagang kecil,” ujar Mama Shinta di sela-sela melayani pelanggannya.
Momen ini seolah meruntuhkan sekat antara penguasa dan rakyat. Siska, Sudirman, dan Amir Hasan terlihat beberapa kali tertawa lepas saat berinteraksi dengan warga sekitar. Interaksi informal ini menjadi jembatan bagi warga untuk menyampaikan keluh kesah secara langsung tanpa prosedur birokrasi yang rumit.
Kehadiran pimpinan daerah di tengah pedagang kaki lima ini juga membawa pesan kuat terkait dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pemerintah ingin menunjukkan bahwa roda ekonomi kota digerakkan oleh usaha-usaha kecil yang butuh perhatian nyata, bukan sekadar kebijakan di atas kertas.
Hingga berita ini diturunkan, momen sarapan bareng tersebut masih menjadi perbincangan hangat warga di media sosial. Aksi ini dinilai sebagai simbol kedekatan pemimpin dengan rakyatnya, membuktikan bahwa pemerintah hadir tidak hanya di ruang rapat formal, tetapi juga di tengah denyut nadi kehidupan sehari-hari masyarakat Kendari. (red)



Tinggalkan Balasan