JAKARTA — Tumpukan uang pecahan Rp100 ribu memenuhi Gedung Bundar Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan. Nilainya bukan sedikit. Rp401.653.737.469,69.
Uang tersebut merupakan penyerahan dari PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) kepada penyidik Kejaksaan Agung terkait perkara dugaan korupsi tata kelola komoditas nikel di Sulawesi Tenggara.
Kejagung kemudian menyita uang tersebut dan menitipkannya pada Rekening Pemerintah Lainnya (RPL) di Bank Mandiri atas nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus.
Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Saiful Bahri Siregar mengatakan uang tersebut diserahkan PT CNI pada Jumat (28/8/2026).
“Penyidik telah menerima penyerahan kerugian keuangan negara dari PT CNI pada tanggal 28 Agustus 2026 pada hari Jumat sore kemarin, sebesar yang dipaparkan di depan ini, Rp401 miliar tadi. Dan terkait dengan uang tersebut, telah kami lakukan penyitaan,” ujar Saiful.
Kejagung menyebut perkara tersebut berkaitan dengan dugaan tata kelola nikel di Sulawesi Tenggara pada periode 2017–2020. Dalam konstruksi awal penyidikan, PT CNI disebut memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi, namun diduga belum memiliki Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) ketika melakukan kegiatan ekspor.
Persoalan kemudian berkembang pada dokumen dan hasil pengujian kadar nikel.
Menurut Kejagung, PT CNI diduga bersama penyelenggara negara melakukan pengaturan sehingga hasil pengujian kadar nikel tercatat kurang dari 1,7 persen untuk memenuhi ketentuan ekspor yang disebut mensyaratkan kadar tertentu. Kejagung juga menyebut adanya penggunaan dokumen yang tidak sah dalam kegiatan ekspor tersebut.
“Bahwa pihak PT CNI dengan menggunakan dokumen yang tidak sah, melakukan ekspor nikel secara tidak sah, mengakibatkan terjadinya kerugian keuangan negara,” kata Saiful.
Kerugian negara dalam perkara ini mencapai Rp401.653.737.469,69 berdasarkan Laporan Hasil Penghitungan Kerugian Keuangan Negara dari BPKP RI.
Yang menarik, uang yang diserahkan perusahaan hampir sama dengan nilai kerugian negara yang dihitung auditor.
Namun, pengembalian uang tersebut belum otomatis menghentikan proses pidana.
Kejagung masih mengembangkan konstruksi perkara dan mengumpulkan alat bukti untuk menentukan pihak-pihak yang dapat dimintai pertanggungjawaban pidana.
Dalam proses penyidikan, Kejagung telah memeriksa 116 saksi, tiga orang ahli, serta menyita 143 dokumen. Penyidik juga melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi di Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Jakarta.
“Dalam waktu dekat akan kami tentukan siapa-siapa pihak-pihak yang dapat dimintai pertanggungjawaban pidana dari peristiwa tersebut,” ujar Saiful.
Artinya, hingga konferensi pers Kejagung pada Senin (31/8/2026), belum ada tersangka yang diumumkan dalam perkara tersebut. Penyidik masih mendalami siapa saja pihak yang diduga terlibat dan memiliki pertanggungjawaban pidana.
Uang Rp401,6 miliar yang dipamerkan Kejagung menjadi salah satu perkembangan paling menonjol dalam perkara tersebut. Dari sisi penegakan hukum, penyitaan itu menunjukkan adanya langkah pemulihan kerugian negara sekaligus proses pembuktian yang masih berjalan.
Bagi Sulawesi Tenggara, perkara ini juga menjadi sorotan karena berkaitan langsung dengan tata kelola komoditas nikel dan aktivitas pertambangan di daerah tersebut.
Kejagung menyatakan proses penyidikan masih berjalan dan penetapan pihak yang bertanggung jawab secara pidana akan dilakukan setelah konstruksi perkara dan alat bukti dinilai cukup.
Editor: San
📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA
Seberapa puas Anda terhadap kinerja Gubernur Sulawesi Tenggara?
Provinsi Sulawesi Tenggara — Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Hasil sementara · 42 responden
Sangat puas28.6%
12 suara
Puas14.3%
6 suara
Cukup puas9.5%
4 suara
Kurang puas16.7%
7 suara
Tidak puas31%
13 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Agar dapat menggerakkan perekonomian maka perlu pembenahan secara menyeluruh infrastruktur terutama jalan agar ekonomi masyarakat dapat berjalan lancar dan stabilitas harga pangan pokok dapat di jaga
Alhamdulillah...baxk perubahan utk sistem pemerintahan saat ini, penerapan meritokrasi memberikan kesempatan sekaligus peluang buat siapapun y bekerja ikhlas, semoga semua aspek bisa tersentuh dan terlaksana dgn baik.... Allah maha baik, insyaallah niat tulus dr bpk gub Sultra dibalas dgn kebaikan.
Bidang: Transparansi dan akuntabilitas · 10 Sep 2026
Seluruh saran yang telah disetujui ditampilkan di bawah ini.
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Wilayah: Kota Kendari
Perbaikan jalan ,jembatan dan drainase sangat urgen untuk di laksanakan Karena akan berdambapk besar terhadap masyarakat terutama masuk musin penghujan
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 11 Sep 2026
📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA
Seberapa puas Anda terhadap kinerja Bupati Konawe?
Kabupaten Konawe — Yusran Akbar
Hasil sementara · 5 responden
Sangat puas20%
1 suara
Puas20%
1 suara
Cukup puas20%
1 suara
Kurang puas0%
0 suara
Tidak puas40%
2 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Seluruh saran yang telah disetujui ditampilkan di bawah ini.
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Di Tahun ke-12 Muna Barat, harusnya Penyelesaian pembangunan kantor bupati harus menjadi prioritas karena ini akan menjadi ikon Muna Barat kedepannya
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 11 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Tetap memprioritaskan kegiatan yang bersangkutan dengan kebutuhan langsung masyarakat
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 11 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Dalam kepemimpinan bapak bupati la Ode Darwin kami masyarakat sangat puas dan semoga kedepannya lebih baik lagi dan bisa membawa masyarakat muna barat lebih sejahtera
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
terus semangat untuk membangun muna barat menuju liwu mokesa
Bidang: Ekonomi dan lapangan kerja · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Segera dibuka lapangan Kerja
Bidang: Ekonomi dan lapangan kerja · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Idealnya TPP Di kurangi, dahulukan pembangunan infrastruktur dasar pemerintahan dan jalan. Setelah semua kelar, TPP bisa dikembalikan atau ditingkatkan
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Perbaikan infrastruktur jalan sangat penting bagi kami masyarakat, terutama di desa kami (desa laworo kecamatan tiket) sama sekali belum tersentuh sejak mekarnya kabupaten muna barat 🙏🙏
Terimakasih pak bupati untuk evaluasi kinerja lainnya yang telah bapak evaluasi dan realisasi, semoga kedepannya bapak terus jadi pribadi yang bijaksana dan tulus kepada kami warga muna barat seperti sekarang 🙏🙏
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Jalan menuju rumah sakit dari arah nihi lombujaya mohon diperhatikan.
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Kesejahteraan guru honorer
Bidang: Pendidikan · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Yg utama infrastruktur dan jalan karna yg paling di butuhkan masyarakat.
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Ditingkatkan lagi Fasilitas Sarana dan prasarananya
Bidang: Pelayanan publik · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Programnya sangat menyentuh kemasyarakat
10 Sep 2026
📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA
Seberapa puas Anda terhadap kinerja Bupati Kolaka ?
Kabupaten Kolaka — H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Hasil sementara · 6 responden
Sangat puas0%
0 suara
Puas66.7%
4 suara
Cukup puas0%
0 suara
Kurang puas16.7%
1 suara
Tidak puas16.7%
1 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Tinggalkan Balasan