Terkait penggunaan infrastruktur, Sekda mengingatkan perlunya menjaga jalan umum dan lingkungan sekitar kawasan industri. Ia juga mengimbau agar perusahaan menggunakan jalan khusus atau sarana transportasi laut untuk proses distribusi material guna menjaga kenyamanan masyarakat.

Pada triwulan kedua 2024, industri pengolahan tercatat sebagai kontributor terbesar pertumbuhan ekonomi Sultra, mencapai 12,81 persen. “Perekonomian Sultra pada 2023 tumbuh sebesar 5,35 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional. Kami berharap PSN ini terus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan,” tutup Asrun Lio.

Dalam rakor ini, pemerintah pusat turut diwakili oleh berbagai kementerian terkait, termasuk Kementerian Perindustrian, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam mempercepat pembangunan kawasan industri di Sultra demi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (red)

65 / 100 Skor SEO