“Dengan digitalisasi dan penggunaan mikrofilm, data pertanahan akan lebih terlindungi sehingga apabila terjadi bencana, pelayanan kepada masyarakat dapat dipulihkan lebih cepat,” jelasnya.
Meski pelayanan telah kembali berjalan, proses rehabilitasi Kantah Kabupaten Aceh Tamiang masih berlangsung secara bertahap. Perbaikan gedung dan berbagai fasilitas pendukung terus dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat saat mengakses layanan pertanahan.
Pada kesempatan tersebut, Menteri Nusron juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam percepatan rehabilitasi Kantah Aceh Tamiang.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Menteri Pekerjaan Umum yang telah membantu rehabilitasi kantor ini, juga kepada Bappenas, serta semua pihak yang telah membantu sehingga kantor kami nantinya kembali layak digunakan untuk melayani masyarakat. Terima kasih atas dukungan dan kerja samanya,” pungkasnya.
Turut mendampingi Menteri ATR/BPN dalam kunjungan tersebut, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Achmad, Tenaga Ahli Bidang Komunikasi Publik Rahmat Sahid, serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Aceh Arinaldi. (red)



Tinggalkan Balasan