“Jadi ada 1.789 yang di-suspend agar bisa diperbaiki. Kalau tidak diperbaiki, ya kita tutup juga,” tegas Ketua Umum PAN tersebut.
Menko Pangan mengakui bahwa mengelola program yang menyasar lebih dari 60 juta anak di seluruh pelosok Indonesia bukanlah perkara mudah. Dinamika dan kendala di lapangan terus dipantau untuk dilakukan perbaikan berkelanjutan.
“MBG ini kan program yang sangat besar. Memberikan 60 juta anak kita makan tentu tidak mudah dengan segala dinamikanya. Pemerintah terus melakukan penyempurnaan. Masih ada kurang-kurangnya, tapi insyaallah akan semakin bagus,” tambah Zulhas.
Pemerintah berkomitmen agar SPPG yang beroperasi benar-benar memenuhi standar gizi dan prosedur yang telah ditetapkan. Penutupan sementara ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak main-main dalam urusan pemenuhan gizi anak bangsa. (red)



Tinggalkan Balasan