Kendari – MAN IC Kendari menggelar i-Smart Competition tingkat SMP/MTs se-Sulawesi Tenggara (Sultra). Kegiatan tersebut merupakan ajang pengembangan kreativitas, kompetensi, dan mental berprestasi siswa, yang diikuti sekitar 200 peserta dari perwakilan kabupaten/kota yang ada di Sultra.

Wakil Gubernur Sultra, Ir. Hugua, M.Ling mengatakan bahwa, kegiatan seperti i-Smart Competition memiliki peran yang sangat penting dalam proses pendidikan. Ajang ini bukan sekadar melatih perencanaan pembelajaran, tetapi benar-benar menguji hasil dari proses pendidikan itu sendiri.

“Ketika siswa mampu tampil dan berkompetisi, hal tersebut menunjukkan bahwa kemampuan mereka baik dari sisi keterampilan (skill) maupun pengetahuan (knowledge) sudah layak untuk diadu,” ujarnya, Sabtu.

Ia menjelaskan bahwa, kompetisi ini juga menjadi simulasi awal sebelum mereka terjun ke dunia nyata. Dalam waktu dekat, para siswa akan menghadapi realitas kehidupan yang sesungguhnya. “Melalui ajang ini, mereka dilatih untuk menciptakan dan menghadapi realitas tersebut dengan kesiapan yang lebih matang,” jelasnya.

Jika sejak dini mereka mampu berkompetisi dan meraih prestasi kata dia, maka hal itu menjadi indikator kuat bahwa mereka memiliki potensi besar untuk berhasil di masa depan. Baik di dunia bisnis, politik, pendidikan, maupun bidang keagamaan, pengalaman kompetisi akan membentuk mental juara.

“Kepercayaan diri, pola pikir, dan kesiapan mental itu akan tertanam dalam diri mereka, sehingga tinggal diwujudkan dalam kehidupan nyata,” kata Hugua.

Sementara Kepala Man IC Kendari, Ismail Z. Betawi mengungkapkan bahwa, i-Smart Competition merupakan ajang pengembangan kreativitas siswa, khususnya pada jenjang Madrasah Aliyah.

“Pada tahap ini, peserta didik mulai tumbuh sebagai insan cendekia yang memiliki rasa percaya diri dan keunggulan intelektual. Potensi tersebut perlu ditempa dan dibentuk melalui berbagai pendekatan yang terarah, sehingga mereka mampu menyalurkan kemampuannya secara sistematis,” ungkapnya.

Ia menerangkan bahwa, kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun kepercayaan diri siswa. Hal ini sejalan dengan visi madrasah dalam mencetak pemimpin masa depan.

“Seorang pemimpin yang baik adalah mereka yang mampu mengenali potensi dirinya serta memiliki kemampuan mempengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan bersama,” terangnya.

Adapun nama lomba yang diperlombakan yakni : Olimpiade IPA, Olimpiade Matematika, Olimpiade IPS, Lomba Cepat Tepat (LCT) IPA, LCT IPS, LCT Matematika, Storytelling, Pidato Bahasa Daerah, Debat Bahasa Indonesia, Debat Bahasa Inggris, Sang Juara, Vlog 3 Menit, Menari, Song Cover (Inggris dan Daerah), Catur dan Poster.(Antara.news)

60 / 100 Skor SEO