Bombana – Seorang mahasiswa bernama Agus Tamin (26) diduga menjadi korban pembacokan usai terlibat cekcok saat pesta minuman keras (miras) di Desa Baliara Selatan, Kecamatan Kabaena Barat, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (28/6/2026) dini hari.

Korban yang merupakan warga Dusun Olondoro, Desa Rahadopi, Kecamatan Kabaena itu diduga dibacok oleh Cunding bin Arifin (34), seorang petani asal Desa Batuawu, Kecamatan Kabaena Selatan.

Kapolsek Kabaena, Iptu Indra Jaya, S.H., M.H., mengatakan, sebelum kejadian korban menghadiri pesta pernikahan di desa tersebut bersama beberapa rekannya.

Pada Sabtu (27/6), sekitar pukul 22.00 Wita, korban kemudian berkumpul bersama tiga rekannya di sebuah rumah warga yang berjarak kurang lebih 300 meter dari lokasi pesta pernikahan. Di tempat itu, mereka mengonsumsi miras jenis anggur.

Tak lama kemudian, salah seorang rekan korban mengajak terduga pelaku bergabung. Saat sedang minum bersama, terduga pelaku diduga melontarkan perkataan yang memicu ketegangan.

“Di lokasi tersebut, salah seorang rekan korban mengajak terduga pelaku untuk bergabung. Saat sedang mengonsumsi minuman keras bersama, pelaku diduga melontarkan perkataan yang memicu ketegangan. Korban sempat berupaya meredam situasi dengan meminta agar tidak terjadi keributan,” ujar Iptu Indra Jaya, Senin (29/6).

Meski sempat diredam, situasi diduga makin memanas. Terduga pelaku kemudian mengambil sebilah badik dari dalam tasnya lalu mengayunkannya beberapa kali ke arah korban, Minggu (28/6) sekitar pukul 01.00 Wita.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka terbuka di bagian belakang kepala serta luka pada pergelangan tangan. Rekan korban yang berada di lokasi langsung melerai sehingga aksi tersebut berhasil dihentikan. Sementara itu, terduga pelaku sempat melarikan diri setelah kejadian.

“Setelah menerima laporan, personel langsung mendatangi tempat kejadian perkara, melakukan visum terhadap korban, memeriksa saksi-saksi, dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Bombana untuk penanganan perkara ini. Saat ini kasus masih dalam proses penyidikan,” jelasnya.

Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Mapolsek Kabaena untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

sumber: kendari.info

64 / 100 Skor SEO