KONAWE UTARA, – Kecelakaan kerja yang menewaskan seorang sopir dump truk kontraktor PT Kelompok Delapan Indonesia (KDI) dan PT Putra Uloe Mandiri (PUM) terjadi di jalan hauling menuju Jetty PT Adhi Kartiko Pratama (AKP), Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara, pada Minggu pagi, 9 Februari 2025.
Kejadian tragis ini menambah daftar panjang musibah di area operasional perusahaan, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan seluruh pihak yang terlibat.
Peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 11.30 WITA di area Termum PT AKP, ketika sopir yang sedang bertugas mengalami kecelakaan yang merenggut nyawanya. Pasca-insiden tersebut, PT PUM tidak tinggal diam dan segera mengungkapkan rasa empati serta tanggung jawab terhadap keluarga korban.
Kamal, perwakilan dari PT PUM, menjelaskan bahwa perusahaan telah memberikan perhatian penuh kepada keluarga korban. “Kami sangat berduka atas peristiwa ini. Sebagai perusahaan, kami tidak hanya memberikan santunan finansial, tetapi juga perhatian emosional untuk mendukung keluarga yang ditinggalkan,” kata Kamal dengan suara penuh empati.
Santunan yang diberikan, selain sebagai bentuk tanggung jawab, juga mencakup dukungan psikologis untuk membantu keluarga korban mengatasi trauma akibat musibah ini. Kamal menambahkan bahwa pihak perusahaan telah berkoordinasi dengan pihak berkompeten untuk menyediakan pendampingan psikologis kepada keluarga korban yang membutuhkan.



Tinggalkan Balasan