Kendari – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) terus berupaya meningkatkan kesadaran warga terkait kepatuhan pajak kendaraan. Kali ini, tim Jasa Raharja melakukan aksi “jemput bola” dengan menyasar dua pusat keramaian di Kota Kendari, yakni Pasar Mandonga dan Pasar Lelang.

Kegiatan ini menyasar para pedagang, pengunjung pasar, hingga pengguna jalan. Fokus utamanya adalah memberikan edukasi mengenai manfaat pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Dalam sosialisasi tersebut, tim menekankan pentingnya SWDKLLJ yang dibayarkan setiap tahun bersamaan dengan pengesahan STNK. Dana tersebut menjadi sumber utama dalam memberikan kepastian jaminan bagi korban kecelakaan lalu lintas.

“SWDKLLJ adalah bentuk perlindungan dasar. Masyarakat perlu memahami bahwa dengan taat membayar pajak, mereka juga memastikan adanya jaminan perlindungan saat berada di jalan raya,” tulis pernyataan resmi Jasa Raharja Sultra.

Tak hanya soal pajak, Jasa Raharja juga menggencarkan safety campaign. Mengingat tingginya mobilitas di area pasar, warga diimbau untuk selalu disiplin berkendara, mulai dari penggunaan helm SNI hingga mematuhi rambu lalu lintas.

Poin krusial dalam aksi ini adalah memperkenalkan program “Gebyar Samsat”. Program ini menawarkan berbagai insentif dan kemudahan bagi wajib pajak yang ingin melunasi tunggakan pajak kendaraan mereka.

Masyarakat diharapkan memanfaatkan momentum ini untuk mengaktifkan kembali legalitas kendaraannya. Dengan kendaraan yang taat pajak, warga tidak hanya berkontribusi pada pembangunan daerah Sulawesi Tenggara, tetapi juga mendapatkan perlindungan maksimal dari negara melalui Jasa Raharja.

Pemilihan lokasi pasar diharapkan mampu menyentuh berbagai lapisan masyarakat secara langsung dan interaktif, demi terciptanya budaya tertib pajak dan keselamatan di wilayah Sultra.

(ads/detik)

64 / 100 Skor SEO