Kendari – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), membuat air menggenangi rumah-rumah warga di Kelurahan Lalodati, Kecamatan Puuwatu, pada Minggu (24/5/2026).
Pantauan drone menampilkan banjir terlihat sudah mengepung permukiman warga sejak sekitar pukul 16.00 Wita, setelah hujan mengguyur kawasan tersebut.
Keberadaan drainase yang kurang memadai, membuat wilayah itu kerap dilanda banjir meski hujan turun dalam durasi yang cukup singkat. Beberapa warga setempat bahkan menilai lokasi tersebut memang menjadi langganan banjir setiap kali hujan turun.
Tak hanya itu, kawasan tersebut memang berada di dataran yang lebih rendah dibanding area di sekitarnya. Kondisi itu membuat aliran air dari wilayah yang lebih tinggi kerap berkumpul dan terjebak di permukiman warga saat hujan turun deras.
Pemandangan banjir dari udara diabadikan oleh salah seorang warga setempat, Andri Yasin, menggunakan drone. Rekaman itu kemudian diterima Kendariinfo.
Yasin yang saat itu hendak berangkat kerja, memutuskan pulang kembali ke rumahnya akibat banjir juga turut menutup akses lalu lintas.
“Mau ki berangkat kerja, tapi banjir kebetulan kubawa drone, ku video mi,” ujarnya kepada Kendariinfo.
Banjir dilaporkan mulai berangsur surut menjelang petang. Kendati demikian, saat hujan mengguyur, itu berarti pertanda bagi warga untuk kembali berhadapan dengan satu agenda: bersih-bersih pascabanjir.

sumber: kendari.info



Tinggalkan Balasan