KENDARI,  — Ratusan warga yang bermukim di kawasan Tapal Kuda, Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pengadilan Negeri (PN) Kendari pada Senin (7/10/2025).

Aksi ini merupakan penolakan tegas terhadap rencana pelaksanaan konstatering atau eksekusi Putusan Nomor 48/Pdt.G/PN.KDI Tahun 1994 yang dijadwalkan pada 15 Oktober 2025 mendatang.

Warga berkeras bahwa putusan pengadilan yang menjadi dasar eksekusi tersebut telah kehilangan objek hukum.

Argumen utama mereka, yang disampaikan melalui orasi dan spanduk, adalah bahwa Hak Guna Usaha (HGU) milik Koperasi Perkebunan (Kopperson) yang mendasari sengketa telah berakhir sejak 30 Juni 1999 dan tidak pernah diperpanjang.

Dalam orasinya, perwakilan warga, Laode Sumail, menegaskan bahwa berhentinya HGU Kopperson secara otomatis mengembalikan status tanah sengketa menjadi tanah negara.