Selain itu, estafet kepemimpinan diharapkan semakin memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, unsur Forkopimda, serta masyarakat dalam mendukung pembangunan dan menjaga kondusivitas daerah.
Dalam prosesi tersebut, Brigjen TNI Hamim Tohari menerima tongkat komando dan Dhuaja Korem 143/HO. Keduanya menjadi simbol amanah, kehormatan, serta tanggung jawab dalam memimpin satuan kewilayahan TNI Angkatan Darat di Sulawesi Tenggara.
Pergantian komando dari Brigjen TNI R. Wahyu Sugiarto kepada Brigjen TNI Hamim Tohari menandai dimulainya babak baru kepemimpinan Korem 143/HO.
Dengan semangat pengabdian, Korem 143/HO diharapkan terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, menjaga keamanan wilayah, serta senantiasa hadir untuk masyarakat Sulawesi Tenggara.
Editor: Ixan | Perdetiknews.com



Tinggalkan Balasan