- Disparitas sosial ekonomi yang menimbulkan kesenjangan.
- Keterbatasan infrastruktur.
- Isu gangguan keamanan dan ketertiban.
Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh peran dan sinergi seluruh komponen. Ia secara terbuka mengakui bahwa pemerintah provinsi tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa dukungan dan kerja sama dari tokoh masyarakat dan tokoh agama.
“Sultra dibangun dengan berbagai unsur. Pihak kami tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa dukungan dan kerja sama dari tokoh masyarakat dan tokoh agama,” jelasnya.
Menjaga Stabilitas Politik untuk Optimalisasi Pembangunan
Selain sinergi, Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas politik agar pembangunan dapat berjalan optimal. Ia menekankan bahwa segala upaya yang dilakukan pemerintah tidak akan berhasil apabila semua pihak tidak mampu menciptakan dan menjaga stabilitas politik yang kondusif.
“Setiap kejadian yang menimbulkan ketidakstabilan, tentu akan berdampak langsung pada jalannya pembangunan,” tegasnya.
Oleh karena itu, Gubernur mengapresiasi peran aktif tokoh masyarakat dan tokoh agama yang selama ini telah berkontribusi besar dalam menjaga suasana kondusif di Sultra.
Acara silaturahmi ini ditutup dengan dialog langsung antara Gubernur dan perwakilan tokoh-tokoh yang hadir, menandakan komitmen pemerintah daerah untuk terus melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam proses pembangunan dan penyelesaian isu-isu strategis di Sultra. (ADV)



Tinggalkan Balasan