“Semoga ibadah puasa dan ibadah lainnya membawa perubahan positif terhadap peningkatan keimanan dan kualitas diri,” harapnya.
Gubernur juga mengajak masyarakat untuk saling memaafkan dan melupakan perselisihan masa lalu. “Mari kita pererat ikatan persaudaraan, baik sebagai sesama umat Islam, sesama warga Sultra, maupun sesama anak bangsa,” ujarnya.
Salat Idul Fitri tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sultra, pimpinan Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kakanwil Kemenag Sultra, pejabat TNI/Polri, Ketua MUI, pimpinan lembaga dan ormas, alim ulama, tokoh masyarakat, insan pers, dan jamaah lainnya.
Khutbah salat disampaikan oleh Drs KH Muslim.,M.Si, dengan tema “Jadikan Idul Fitri sebagai Momentum Rekonsiliasi Pasca Pilkada”. (adv)



Tinggalkan Balasan