Pernyataan tegas dari koordinator BPW ini menjadi representasi dari keinginan kuat para pengurus wilayah KKSS di berbagai penjuru negeri untuk memiliki sosok pemimpin yang dinilai mampu membawa organisasi ke arah yang lebih baik.
Dukungan yang terstruktur dan terorganisir dari tingkat wilayah ini terbukti menjadi penentu dalam proses pemilihan ketua umum.
Seperti diberitakan sebelumnya, Andi Amran Sulaiman akhirnya terpilih secara aklamasi setelah dua kandidat potensial lainnya, yakni Ketua Umum Kerukunan Keluarga Barru (KKDB) M Yasin Azis dan Ketua Umum Yayasan Kemanusiaan Rombsis Indonesia Andi Ida Nursanti, gagal memenuhi persyaratan dukungan minimal dari 10 BPW KKSS. Dengan mengantongi dukungan penuh dari 34 BPW, jalan Amran Sulaiman menuju kursi Ketua Umum BPP KKSS pun menjadi mulus.
Peran Dr Sofyan sebagai koordinator BPW KKSS seluruh Indonesia dalam menggalang dan memastikan dukungan solid ini menjadi catatan penting dalam dinamika pemilihan Ketua Umum KKSS kali ini.
Keberhasilannya meyakinkan seluruh BPW untuk satu suara mendukung Amran Sulaiman menunjukkan adanya komunikasi dan kesepahaman yang kuat di antara pengurus wilayah.
Setelah penetapan Amran Sulaiman sebagai Ketua Umum, Dr Sofyan turut hadir dalam prosesi serah terima pataka dan pembacaan berita acara.
Soliditas yang ditunjukkan oleh BPW KKSS di bawah koordinasinya diharapkan dapat menjadi modal kuat bagi kepemimpinan Andi Amran Sulaiman dalam menjalankan roda organisasi lima tahun ke depan.
Diharapkan, sinergi antara BPP dan BPW akan semakinSolid dalam upaya memberdayakan masyarakat Sulawesi Selatan di berbagai sektor. (Red)



Tinggalkan Balasan