Selain itu, BIK juga menjadi sarana untuk mengampanyekan budaya menabung, meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan, serta mendorong pembukaan rekening.

Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, sebelumnya menegaskan bahwa BIK adalah gerakan nyata untuk menyelamatkan ekonomi masyarakat, terutama dengan melawan praktik keuangan ilegal. Komitmen ini selaras dengan peran Bank Sultra yang secara aktif membangun kepercayaan publik melalui edukasi.

Senada dengan itu, Gubernur ASR menekankan inklusi keuangan adalah ajakan untuk menggunakan uang secara bijak. Ia meminta masyarakat Sultra untuk mengelola dana usaha ke sektor produktif dan tidak terjebak pada perilaku konsumtif maupun praktik merugikan seperti pinjol ilegal.

“Kalau uang hasil usaha masyarakat Sultra berputar di daerah sendiri, saya yakin kita bisa menyalip Maluku Utara dalam pertumbuhan ekonomi,” tegas ASR.

Penghargaan yang diterima Bank Sultra dari OJK Sultra merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi aktif Bank Pembangunan Daerah (BPD) ini dalam berbagai kegiatan literasi dan edukasi keuangan di seluruh wilayah Sultra. (red)

9 / 100 Skor SEO