KENDARI – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memperkuat barisan dalam menjaga stabilitas harga di Bumi Sentosa. Melalui strategi terbaru bertajuk Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) 2026, BI mendorong akselerasi program yang lebih terintegrasi untuk mengamankan pasokan pangan di Kota Kendari.

Langkah ini resmi diperkuat dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pangan yang digelar di Kendari, Rabu (15/4/2026). BI Sultra memandang perlu adanya pendekatan inovatif mengingat tantangan inflasi ke depan semakin kompleks, mulai dari risiko perubahan iklim hingga cuaca ekstrem yang kerap mengganggu siklus komoditas musiman.

Kepala Perwakilan BI Sultra, Edwin Permadi, mengungkapkan bahwa GPIPS 2026 bukan sekadar program jangka pendek untuk menstabilkan harga, melainkan upaya penguatan pangan secara struktural.

“Dari arah strategis yang kita susun, kata kuncinya adalah sinergi. Tanpa sinergi, program yang baik akan berjalan sendiri-sendiri. Namun dengan sinergi, program yang sama dapat menjadi jauh lebih luas dampaknya, lebih cepat implementasinya, dan lebih kuat keberlanjutannya,” tegas Edwin Permadi dalam sambutannya.

Dalam Rakor tersebut, Edwin memaparkan tiga arah strategis utama yang menjadi fokus Bank Indonesia bersama TPID Kota Kendari:

  1. Optimalisasi Sinergi: Memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk melibatkan stakeholder di luar pemerintahan.

  2. Akselerasi Intervensi Harga: Memperpendek rantai pasok melalui penguatan distribusi.

  3. Pengendalian Sisi Permintaan: Mengedukasi masyarakat untuk mengubah pola konsumsi agar lebih bijak dan beragam.

Sebagai bentuk nyata intervensi tersebut, BI Sultra bersama Pemkot Kendari menambah 70 Kios Pangan Digital baru. Selain itu, dijalin pula 5 Kerjasama Antardaerah (KAD) secara business-to-business (B2B) guna memastikan pasokan komoditas strategis tetap aman dan lancar.

Tidak hanya urusan pasar, BI Sultra juga menyasar unit terkecil masyarakat hingga dunia pendidikan. Hal ini dibuktikan dengan peluncuran program PKK Kasoami (Keluarga Adaptif, Sehat, Optimal Mengendalikan Inflasi) di 11 kecamatan dan program Sekolah Hebat di 24 SMP Negeri.

“Melalui program ini, kita ingin membangun karakter sejak dini. Siswa diajak mengenal literasi inflasi dan belajar berkebun di sekolah yang kita proyeksikan sebagai laboratorium hijau produktif,” tambahnya.

Berdasarkan data Maret 2026, inflasi Kota Kendari berada di angka 2,95% (yoy). BI Sultra berkomitmen terus mengawal angka ini agar tetap stabil melalui penguatan pasokan dan kelancaran distribusi dari hulu hingga ke hilir, guna mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Kendari yang berkelanjutan. (red)

Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Provinsi Sulawesi Tenggara
Polling aktif
Ikut Polling →
dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Kota Kendari
Polling aktif
Ikut Polling →
Yusran Akbar
Kabupaten Konawe
Polling aktif
Ikut Polling →
La Ode Darwin
Kabupaten Muna Barat
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Kabupaten Kolaka
Polling aktif
Ikut Polling →
Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si
Kabupaten Konawe Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Rifqi Saifullah Razak, S.T.
Kabupaten Konawe Kepulauan
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H.
Kabupaten Kolaka Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Bachrun, M.Si
Kabupaten Muna
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Muhammad Adios, S.Sos
Kabupaten Buton Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si
Kabupaten Buton Tengah
Polling aktif
Ikut Polling →
Alvin Akawijaya Putra, S.H.
Kabupaten Buton
Polling aktif
Ikut Polling →
Afirudin Mathara, S.H., M.H.
Kabupaten Buton Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Ir. H. Burhanuddin, M.Si.
Kabupaten Bombana
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Haliana, S.E.
Kabupaten Wakatobi
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yusran Fahim, S.E.
Kota Baubau
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Ikbar, S.H., M.H.
Kabupaten Konawe Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd
Kabupaten Kolaka Timur
Polling aktif
Ikut Polling →
16 / 100 Skor SEO