KENDARI — Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka meminta anggota DPRD Sultra memberi ruang kepada organisasi perangkat daerah (OPD) untuk membangun komunikasi yang lebih baik dengan legislatif.

Permintaan itu disampaikan Andi Sumangerukka atau ASR dalam sambutan penutup Sidang Paripurna DPRD Sultra usai penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terhadap LKPD Pemprov Sultra Tahun Anggaran 2025, Senin (25/5/2026).

Dalam sambutannya, ASR secara terbuka mengakui hubungan antara pemerintah provinsi dan legislatif sejauh ini belum berjalan harmonis.

“Pemerintah provinsi dengan rekan-rekan legislatif kelihatannya belum harmonis,” ujar ASR.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu segera diperbaiki agar berbagai temuan dan rekomendasi BPK dapat ditindaklanjuti dengan baik ke depan.

ASR mengatakan dirinya ingin membuka ruang komunikasi yang lebih baik antara eksekutif dan legislatif, termasuk melalui OPD di lingkup Pemprov Sultra.

“Oleh karena itu, saya ingin agar rekan-rekan legislatif menyadari hal ini. Berikan ruang yang cukup kepada rekan-rekan OPD untuk berkomunikasi baik dengan rekan-rekan,” katanya.

Ia menjelaskan pemerintah daerah saat ini berada dalam posisi yang tidak mudah karena di satu sisi dituntut melakukan efisiensi anggaran, sementara di sisi lain masyarakat meminta berbagai persoalan daerah segera diselesaikan.

“Di lain pihak, kita dituntut untuk melakukan efisiensi. Di satu pihak, tuntutan masyarakat agar penyelesaian permasalahan yang ada di daerah, khususnya di Sultra, harus diselesaikan,” ujarnya.

ASR meyakini komunikasi yang baik antara OPD dan DPRD dapat membantu menyelesaikan berbagai persoalan di daerah.

“Insyaallah kalau komunikasi ini baik, maka hal-hal yang menjadi masalah yang terjadi bisa diselesaikan,” katanya.

Ia juga menyinggung politik anggaran yang selama ini telah dibahas bersama, namun masih mendapat sorotan masyarakat karena dinilai belum sepenuhnya menjawab persoalan di lapangan.

“Kadang-kadang kita sudah mendudukkan, tapi masyarakat menilai bahkan masalah-masalah yang ada di daerah itu belum terselesaikan dengan baik,” ujar ASR.

Di akhir sambutannya, ASR meminta dukungan dan kerja sama DPRD Sultra agar pemerintah daerah diberi kesempatan menyelesaikan persoalan-persoalan masyarakat di Sulawesi Tenggara.

“Berikan kami kesempatan untuk menyelesaikan masalah-masalah itu di bawah. Dan mohon kepada rekan-rekan anggota dewan dukungan dan kerja samanya agar ke depan apa yang menjadi harapan kita bisa kita laksanakan,” pungkasnya. (red)

62 / 100 Skor SEO