Kolaka – Aliansi Poros Tengah Mekongga yang terdiri dari organisasi masyarakat adat Mekongga menggelar aksi damai serentak di dua lokasi, Pada Rabu, 1 Juli 2026. Dua titik aksi yakni Kantor DPRD Kabupaten Kolaka dan PT. IPIP di Pomalaa.

Organisasi yang tergabung dalam aliansi ini antara lain TMB, TPM, TKMS, TTM, TBR, PMT, IPKB, TSWM, dan TWTM. Aksi diwakili mantan wakil bupati Kolaka, H.Jayadin, SE dipimpin masing-masing ketua ormas salah satunya Ketua Tamalaki Pribumi Mekongga (TPM), Sudarman, SH.

Massa aksi menyampaikan aspirasi dan tuntutannya terkait kesejahteraan masyarakat lokal, kesejahteraan pengusaha lokal, Mengusut dugaan pungli penerimaan tenaga kerja hingga pemantauan lebih aktif terhadap tenaga kerja asing (TKA) di wilayah lingkar industri dan tambang yang ada di kabupaten Kolaka.

Jalannya aksi berlangsung tertib dan damai dengan pengawalan aparat dari TNI, Polri dan Satpol PP Kolaka.

Kapolres Kolaka, AKBP Yudha Widyatama Nugraha, S.I.K., S.H., M.H., CPM, menemui langsung massa aksi di lokasi.

Dalam momen yang menghangatkan suasana, Aliansi Poros Tengah Mekongga menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada Kapolres Kolaka.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan dan makan nasi tumpeng bersama sebagai simbol kebersamaan antara masyarakat adat dan Polri.

“Ini momentum HUT Polri ke-80. Kami masyarakat adat Poros Tengah mengucapkan terima kasih atas pengabdian Polri yang selalu hadir menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Sudarman, SH.

Usai di lapangan, perwakilan masing-masing ormas kemudian diterima langsung Ketua DPRD Kolaka beserta anggota DPRD di ruang pertemuan.

Dalam pertemuan tersebut, aliansi menyampaikan tuntutan dan harapan agar keberadaan industri di Kolaka memberikan dampak positif bagi masyarakat lokal.

DPRD Kolaka menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi aliansi dan mendorong sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat adat demi pembangunan yang berkeadilan di Kabupaten Kolaka.

Reporter: Andi Lanto

8 / 100 Skor SEO