RAHA,— Bupati Muna, Drs. Bachrun Labuta, melontarkan ancaman tegas akan mengusir kapal milik PT Dharma Indah dari perairan Muna.
Ancaman ini muncul setelah pemerintah daerah menduga kuat adanya praktik persaingan tidak sehat yang bertentangan dengan regulasi dan berpotensi merugikan konsumen dalam jangka panjang.
Dugaan monopoli ini mencuat jelang beroperasinya kapal cepat Indomas Muna 1. PT Dharma Indah, yang selama ini melayani rute Kendari-Raha-Baubau, tiba-tiba mendatangkan kapal tambahan, Ekspres Prisilia, dan secara drastis menurunkan harga tiket dari Rp 140.000 menjadi hanya Rp 90.000.
Harga ini jauh di bawah tarif normal yang diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Sulawesi Tenggara.
Bupati Bachrun Labuta menilai fenomena ini sebagai taktik bisnis yang sudah dikenali. Ia mengingatkan kembali kasus serupa di masa lalu ketika PT Dharma Indah menghadapi kompetitor lain, kapal cepat Anggraeni.



Tinggalkan Balasan