KENDARI — Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Kesehatan bersama UPTD Puskesmas Mokoau menggelar sosialisasi dan tracing tuberkulosis (TBC) yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kantor Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Senin (14/9/2026).
Mengacu pada laporan Kendari Kota, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat penanggulangan TBC dan mendukung program “Kendari Tuntas TBC”. Fokusnya meliputi peningkatan deteksi dini, penemuan kasus secara aktif, serta penguatan peran masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian TBC.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Kendari yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, SDM, dan Kerja Sama, H. Sudirham, S.Pd., M.Pd. Hadir pula Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Kendari, perwakilan Camat Kambu, Lurah Lalolara Chandra Kadiruddin, S.STP., M.A.P., Kepala UPTD Puskesmas Mokoau, unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas, LPM, RT dan RW, kader TBC, tokoh masyarakat, serta warga Lalolara.
Dalam sambutan Sekda yang dibacakan Sudirham, disebutkan bahwa TBC masih menjadi tantangan kesehatan yang membutuhkan perhatian dan keterlibatan berbagai pihak. Data Dinas Kesehatan Kota Kendari periode Januari hingga Juni 2026 mencatat 923 kasus TBC ditemukan di Kota Kendari. Dari jumlah tersebut, sembilan kasus berada di wilayah Kelurahan Lalolara.
“Data ini menunjukkan bahwa upaya penemuan kasus secara aktif (tracing) sangat krusial. Kita ingin memastikan tidak ada warga Lalolara yang menderita TBC tanpa menyadari kondisinya, atau bahkan terputus proses pengobatannya,” kata Sudirham, sebagaimana dikutip dari Kendari Kota.
Pemerintah Kota Kendari juga menekankan pentingnya mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap penderita TBC. Dukungan keluarga dan masyarakat dinilai diperlukan agar pasien dapat menjalani pengobatan secara teratur hingga tuntas.
Lurah Lalolara Chandra Kadiruddin mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang digelar Dinas Kesehatan Kota Kendari dan UPTD Puskesmas Mokoau. Ia mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis sebagai upaya deteksi dini dan meningkatkan kesadaran menjaga kesehatan.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkot Kendari mendorong penguatan Gerakan Kelurahan Siaga TBC. Upaya itu mencakup peningkatan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan, pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) bagi kontak erat sesuai ketentuan, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat melalui penciptaan lingkungan rumah yang sehat dan memiliki ventilasi baik.
Pemkot Kendari berharap sosialisasi, tracing, dan Cek Kesehatan Gratis dapat meningkatkan kesadaran warga untuk memeriksakan kesehatan sejak dini. Keterlibatan keluarga, kader, tokoh masyarakat, dan unsur terkait juga diharapkan semakin kuat untuk mempercepat penemuan kasus, memastikan pengobatan pasien berlangsung hingga tuntas, serta memutus mata rantai penularan TBC demi mendukung terwujudnya Kendari Tuntas TBC.
Sumber: Kendari Kota — lihat sumber





Tinggalkan Balasan