KENDARI, perdetiknews.com – Musibah kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Lorong PDAM, Kelurahan Anggilowu, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (10/6/2026) pagi. Peristiwa ini menghanguskan dua unit rumah semi permanen serta empat unit kendaraan bermotor dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp350 juta.

Berdasarkan data resmi dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kendari, laporan kebakaran pertama kali diterima dari seorang warga bernama Tika pada pukul 10.17 WITA. Menindaklanjuti laporan darurat tersebut, Tim Damkar bergerak taktis dan berhasil tiba di tempat kejadian perkara (TKP) yang berjarak 2,2 kilometer dari markas hanya dalam waktu lima menit, yakni pukul 10.22 WITA.

Komandan Peleton 1 Damkar Kota Kendari, Muslim, S.Si, mengungkapkan bahwa api pertama kali muncul dari salah satu pintu samping rumah milik Irwanto. Karena material bangunan sebagian besar bersifat semi permanen, kobaran api dengan cepat membesar dan langsung merembet ke hunian di sebelahnya milik Akmal Sinar.

“Setibanya di lokasi, petugas mendapati api telah menghanguskan bangunan utama. Fokus awal kami adalah melakukan lokalisir area untuk mengantisipasi agar amukan api tidak menjalar ke bangunan sekitar lainnya yang padat penduduk,” ujar Muslim.

Guna menjinakkan si jago merah, Dinas Damkar Kota Kendari menerjunkan sedikitnya empat unit armada penolong, yang terdiri dari tiga unit mobil pemadam (Unit 011, 013, 015) serta satu unit mobil Rescue. Proses pemadaman di lapangan juga mendapat dukungan penuh dari relawan kebakaran (Redkar) PDKT (Perserikatan Driver Kendari Tower) serta warga sekitar.

Berkat sinergi dan penanganan intensif, api akhirnya berhasil dipadamkan secara total dan dinyatakan terkendali pada pukul 10.50 WITA, yang kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan (cooling down) untuk memastikan tidak ada sisa bara api tersembunyi.

Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian materil yang dialami kedua kepala keluarga tergolong besar. Selain dua unit rumah yang rata dengan tanah, harta benda yang ikut ludes terbakar meliputi satu unit mobil pikap Daihatsu Grandmax, tiga unit sepeda motor, serta tiga buah mesin mobil milik korban. Rumah pertama dihuni oleh Irwanto bersama empat anggota keluarganya, sementara rumah kedua dihuni oleh Akmal Sinar bersama tiga anggota keluarganya.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti munculnya api di pintu samping rumah korban masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian setempat.

Atas kejadian ini, Damkar Kota Kendari mengeluarkan rekomendasi tegas agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan, rutin melakukan pengecekan berkala terhadap instalasi listrik mandiri, serta memperkuat koordinasi darurat antarlapisan jajaran terkait demi meminimalisir potensi bencana serupa di kemudian hari. (PDN)

15 / 100 Skor SEO