Jakarta – Di usia yang ke-31 tahun, Telkomsel mencatatkan kontribusi finansial fantastis bagi Indonesia. Maskapai telekomunikasi digital ini sukses menyetor Rp 36,972 triliun ke kas negara.

Angka jumbo tersebut mengacu pada kajian sosio-ekonomi independen yang dilakukan oleh PT LAPI ITB untuk periode 2024–2025.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah buah dari kepercayaan pelanggan serta kolaborasi kuat dengan berbagai ekosistem mitra di tanah air

Kontribusi senilai puluhan triliun rupiah tersebut mengalir ke kas negara melalui beberapa instrumen keuangan resmi.

Pundi-pundinya mencakup Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) spektrum, Biaya Hak Penggunaan (BHP) USO & Jastel, sektor perpajakan, hingga pembagian dividen perusahaan.

“Pencapaian ini merupakan hasil kontribusi, dedikasi, dan kolaborasi berbagai pihak,” kata Nugroho dalam keterangan tertulis yang diterima Perdetiknews.com, Jumat (29/5/2026).

Selain menyetor dana tunai ke negara, ekosistem bisnis Telkomsel juga memberikan dampak berganda (multiplier effect) bagi sektor ketenagakerjaan.

Kajian independen yang sama memperkirakan ekosistem Telkomsel sukses memicu penciptaan lebih dari 685 ribu lapangan kerja di Indonesia. Serapan tenaga kerja ini mencakup sektor formal langsung maupun tidak langsung.

Langkah penguatan ekonomi ini berjalan selaras dengan komitmen pemerataan akses telekomunikasi. Salah satunya diwujudkan lewat pembukaan akses jaringan digital di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) demi mengemban misi kebangsaan yang inklusif.

(pdn/pdn)

9 / 100 Skor SEO